Sumsel, Indikasi News -- Setelah dilantik Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin pada 17 Januari 2016, HM Kholid Mawardi menggelar acara syukuran dirumah. Undangan yang hanya disampaikan melalui SMS ternyata yang hadir over kapasitas pertanda di sukai rakyat.
Senin (22/02) merupakan hari pertama masuk kantor disambut oleh Sekda Idhamto dan beberepa Sat Pol PP, sebelum masuk ruangan membaca Surat Yassiin & Ayat Kursi. Setelah suara Adzhan berkumandang Bupati keluar dari ru¬angan bergegas menuju Masjid Pemda, disana jama’ah penuh sesak menunggu Sang Imam. Dalam sambutan hari pertama ngantor, Pak Kholid demikian akrab di panggil, menginstruk¬sikan agar seluruh dinas dalam jajaranya melakukan sholad berjama’ah, tinggalkan semua aktivitas dan jangan menerima tamu ketika telah tiba sa’at Sholat, tegas Bupati.
Setelah usai Sholad Dhuhur berjama’ah mengajak Wartawan koran ini makan bersama di rumahnya. Tak banyak berubah dari sebelum menjadi Bupati, menu makanan Pak Kiai sangat sederhana mie goreng, tempe goreng, sambal dan sayur lodeh nangka, serta ada rendang daging sapi, rendang ini enak dan sudah 3 hari celetuk Bupati yang membuat sang istri dan awak Media KPK tersenyum. Sehabis makan sang cucu tersayang datang mintak digendong.
Hari kedua Bupati melakukan koordinasi dengan unsur Muspida dengan cara melakukan silaturohmi yang pertama mengunjungi Kantor Polres disambut mesra Kapolres OKU Timur, AKBP. Saud P Sinaga kemudian melanjutkan kunjunganya di Kantor Kejaksaan Negeri OKU Timur dan disambut mesra oleh Kajari Suhartoyo, SH.Mhum kemudian di hari ketiga melakukan pertemuan dengan seluruh pimpinan SKPD dan Kepala Dinas.
Dalam rangkaian acara tersebut Bupati menegaskan tidak akan memberi ampunan pada pegawai yang terbukti pengguna NARKOBA dan ikut BERJUDI. Dalam kesempatan terpisah Bupati OKU Timur mewanti wanti agar seluruh PNS dalam jajaranya tidak menggadaikan SK nya. HM. Kholid Mawardi S.Sos, Msi satu satunya Bupati di 17 Kota/ Kabupaten Provinsi Sumatra Selatan yang berlatar belakang seorang Kiai Pegawai Negeri. Puluhan tahun pengalaman sebagai penyelenggara Pemerintahan telah diperoleh dari tingkat bawah, sangat mulus dan tak ternoda, ungkap Suwadjito, Ketum DPP LSM PRAMUKTI. (sp/si)
