• Latest News

    14 March 2016

    Bantuan Perumahan Masyarakat Biga Sulteng Dimainkan?

    Parigi Moutong, INDIKASI News -- Program Bantuan Rumah Swadaya Pemerintah Republik Indonesia Tahun 2015 melalui Kemeterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, di Desa Biga Kecamatan Tomini Kabupaten Parigi Moutong Propinsi Sulawesi Tengah, sejumlah 86unit rumah yang di peruntukan untuk 86 kepala keluarga (KK) di Desa Biga tersebut.
    Berdasarkan hasil pantauan media ini, bangunan rumah yang menggunakan kontruksi batu bata (Batako) tersebut hampir sebagian besar belum bisa di pungsihkan, pasalnya dinding dan lantai rumah tersebut belum selesai seratus persen.

    Ilustrasi
    Menurut warga setempat yang juga sebagai Masyarakat penerima Bantuan Perumahan (MBR) tersebut, mengatakan, setiap MBR menerima bantuan berpariasi ada yang Rp.10 juta ada yang Rp.15 juta, dengan ukuran rumah sebesar 5.m X 7.m, dan dana tersebut memang langsung kerekening MBR, namun bukti fisik uang tersebut MBR tidak satu pun yang melihatnya, pasalnya kami setibahnya di bank langsung diminta untuk mentrnsfer sejumlah dana tersebut kepada rekening suplayer, berinisial AA dan Ars.

    Lanjut kata sumber, kami sebagai MBR nantinya tinggal menerima dalam bentuk barang dari kedua suplayer tersebut, dan ternyata barang-barang yang di terima MBR tersebut tidak sesuai dengan hasil keputusan rapat, contoh kayu yang semestinya di hitung berdasarkan kubikasi, jadinya di hitung perujung, itupun kesepakatan yang ukuran 8 x 12, namun yang di adakan hanya ukuran 6 x 10, batu bata (batako) di jual dengan harga 3,500/buah dalam setiap MBR mendapat 700-800 buah, seng 50 lembar, dengan harga perlembar Rp.49.000,- .

    Masih kata sumber, kami menduga ada kongkalingkong antara pemerintah desa dengan kedua suplayer tersebut, di dalam memainkan harga bahan yang di sediakan, sehinga dampaknya bangunan rumah kami tidak bisa selesai seratus persen, olehnya kami berharap agar aparat hukum dapat melakukan penyelidikan pada kasus ini, ungkap sumber dengan nada kecewa yang di sahuti oleh beberapa rekan-nya.

    Sekretaris Desa Biga, Oga Laode, ketika di konfirmasi melalui via ponsel, mengatakan memang benar desa Biga mendapatkan ban-tuan Rumah Swadaya dari kementerian PU dan Perumahan Rakyat, sejumlah 86 unit dengan total anggaran sekitar 1 Milyar lebih, dalam per-unit ada yang mendapatkan bantuan dana sebesar Rp.10 juta ada pulah yang mendapatkan Rp.15 juta/unit.

    Dan memang benar berdasarkan juknisnya, dana tersebut tidak di terima langsung oleh pemilik rekening dalam hal ini MBR, karena sejumlah dana tersebut langsung di tranfer kerekening suplayer yang telah di tunjuk, dan mereka tinggal menerima dalam bentuk ba-han nantinya. Dan mengenai bangunan rumah yang belum selesai seratus persen, itu kesalahan MBR, pasalnya bantuan tersebut hanya di peruntukan untuk rehab, namun mereka melakukan bangun baru.

    Sampai berita ini di turunkan, AA maupun Ars, sebagai suplayer, tidak perna membalas sms wartawan media ini. (NaN)
    Scroll to Top