• Latest News

    10 March 2016

    Diduga Keras ada Mafia dan Korupsi Proyek Jalan di Kayong Utara

    KKU, INDIKASI News -- Baru beberapa bulan proyek infrastruktur dikabupaten kayong utara sudah banyak yang hancur, sementara anggaran mencapai ratusan juta rupiah. Diduga , pihak Dinas pekerja umum kayong utara tidak peduli terhadap kerusakan proyek.

    Salah satunya proyek infrastruktur tepatnya di desa padu banjar kecamatan simpang hilir kabupaten kayong utara Kalimantan Barat.

    Proyek APBD tahun 2015 lanjutan dari tahun-tahun sebelumnya yang mencapai ratusan juta rupiah itu sudah hancur, sementara masa pekerjaaanya baru beberapa bulan selesai. Sekalipun demikian pihak Dinas PU kayong utara yang menangani proyek tersebut seakan tidak peduli terhadap pisik pekerjaan yang sudah rusak

    Menurut salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya menuturkan bahwa pada saat pelaksanaan item pekerjaan dimanipulasi pihak pelaksana.

    Lanjut ia memaparkan "dinas terkait tutup mata dengan hal itu dan kontraktor semata-mata hanya mencari keuntungan saja tanpa me-mikirkan kwualitas bangunan" Paparnya.

    Yang sangat mengece¬wakan warga terhadap kinerja Dinas PU, proyek ini baru selesai dikerjakan tapi sudah rusak, Sementara ini merupakan salah satu akses jalan yang sangat dibutuhkan warga, makanya kami sangat mengharapkan jalan ini bertahan lama. Tapi apa mau dikata kalau kinerja Dinas PU sudah seperti itu adanya.

    Saat dikonfirmasi KPK kepada rahadi selaku Pejabat pembuat komitmen (PPK) enggan bicara dan hal tersebut dilempar kepada suhada selaku PPT.

    Rahadi "proyek padu banjar abang langsung saja ke PPTK si suhada saya tak megang data jadi tidak tau apa yang harus saya jelaskan". Ungkapnya.

    Ketika wartaran Media KPK dan Indikasinews.com mendatangi ruangan suhada selaku PPTK tegas suhada menjawab "proyek itu bukan saya bang PPTK nya". tegasnya.

    Dari pantauan Media KPK dan Indikasinews.com di lokasi pada ( 3/3 ) yang lalu diduga keras adanya manipulasi Fisik pekerjaan yang telah dilakukan oleh kontraktor. (SB)
    Scroll to Top