• Latest News

    08 March 2016

    Ratusan Orang Tolak Pembangunan Gereja Santa Clara di Bekasi Utara

    Bekasi, INDIKASI News -- Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Nandang Jumantara, memimpin pengamanan aksi unjuk rasa, ribuan umat Islam Bekasi, yang menolak pembangunan Gereja Santa Clara di Jalan A.Yani tepat di pintu Gerbang Pemerintah Kota Bekasi, Senin (7/3).

    Ada 1.700 lebih anggota keamanan, dari Polri, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan dikerahkan, termasuk anggota Brimob Polda Metro Jaya, ” Ada tiga titik aksi yang dilakukan mereka. Yakni di gerejanya, pemkot dan kantor DPRD,” jelas Iptu Puji Astuti, Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota.

    Arahan Wakapolda, petugas harus melakukan preventif dan preentif dan tidak menggunakan senjata dalam bertugas, “Kecuali kalau ada tindakan yang mengarah ke pidana, harus dilakukan upaya hukum,” jelas Wakapolda, dalam pengarahannya.

    Ratusan orang ini dipimpin KH Isomudin, menolak pembangunan Gereja Santa Clara di Bekasi Utara. Dalam iring-iringan mereka sempat mendatangi lokasi pembangunan dan menyegel lahan itu. Kemudian bergerak ke Pemkot Bekasi dengan berbagai atribut dan bendera Ormas Islam.

    Beberapa spanduk dan banner yang dibawa pengunjuk rasa itu semuanya mengecam Rahmat Effendi, Walikota Bekasi dan Abdul Manan, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi. Aksi sempat memacetkan arus lalu-lintas terutama bagi kendaraan yang mengarah ke Jalan Ahmad Yani, dari Tol Bekasi Barat dan kawasan Sumarecon Bekasi. (pk-yan)
    Scroll to Top