• Latest News

    14 March 2016

    Jalan Lintas Provinsi Kalimantan Kembali Rusak

    Sampit, INDIKASI News -- Proyek pembngunan jalan setiap tahun sering kali dilakukan perbaikan, akan tetapi perbaikan itu seringkali tidak bisa bertahan lama apa penyebabnya, pembagunan jalan terkadang tidak sampai setahun sudah kembali mengalami kerusakan.

    Kkerusakan jalan diduga kualitas proyek pekerjaan yang tidak bagus dan banyaknya para pengendara mobil truk truk besar yang melintas melebihi tonase.

    Ilustrasi
    Kerusakan jalan ada di beberapa titik diantaranya jalan yang menghubungkan Kabupaten Kitawari gin timur, antara Kabupaten Kuala Pembuang, tepatnya Km 07 hingga Km 14 Sampit Samuda, jalan yang baru dibangun selain rusak parah aspal juga mengalami kemiringan retak retak tidak lama kemudian rusak parah, dan itu salah satu tanggung jawab pihak Dinas PU Provinsi, yang hingga saat tidak kunjung selesai.

    Saya mas kalau lewas disitu harus sangat hati hati dikarnakan jalan itu rusak parah, dan tidak sedikit jalan tersebutmemakan korban , masak baru dibangun belum ada setahun jalan yang menghubungkan provinsi sudah kembali rusak, ungkap salah satu warga yang sehari harinya melewati jalan tersebut.

    Ditambahkanya, padahal sering kali para pejabat Kotim maupun Provinsi , yang melintasi jalan itu akan tetapi kaya tidak tau menau , saya terkejut saat saya lewat dijalan itu waktu itu ada iring iringan pejabat yang arahnya dari Sampit, menujuke Pantai Ujung Pandaran, saat itu sayabetada dijakan yang rusak karna sayya terkejut dengan suara Klakson mobil yang lewat itu, saya bantingkan motor saya kekiri sampai jatuh, parahnya lagi tidak satupun orang didalam mobil tetsebut yang berheti dan menolongnya.

    Menyikapi adanya jalan jalur privinsi, yang rusah Seketaris LSM .Geraka Reformasi Untuk Daerah GARUDA .Kalteng Wanto Dulahid angkat bicara, Semestinya pihak pemerintah lebih memprioritaskan ke¬nyamanan jalan yang menghubungkan antar Kabupaten , sehingga dapat memperlancar roda prekonomian masyarakat lokal, yang sedang melakukan aktifitasnya , akan tetapi fakta terbalik , Jalan yang rusak parah tidak kun¬jung diperbaiki terkesan tutup mata,menurut hasil infestigasi dilapangan jalan rusak tersebut bukanya pengaruh dari tonase mobil yang melebihi kapisitas , akan tetapi proyek jalan tersebut dikerjakan asal asalan, srhingga setiap tahun srlalu ada proyek jalan yang lokasinya disitu situ aja.

    Memang hingga saatini belum ada dari pihak kawankawan yang mengambil simpel aspal, dan dibawa ke Balai uji kelayakan Provinsi Kalimantan tengah, untuk mengtahui hasil campuran aspal dan bahan matrial lainya sehinggamengetaui berapa campuran aspal dan bahan bahan lainya , dikawatirkan kerusakan jalan tersebut dampak dari banyaknya campuran Solar ke aspal , yang membuat pekerjaan itu balum satu tahun kembali rusak.

    Ditambahkan pula oleh Wanto. Lebih aneh lagi kenapa dari dulu rekanan yang mengerjakan proyek tersebut CV nya itu itu saja, sedan-gkan pekerjaanya kurang bagus dan belum setahun sudah kembali rusak , apakah tidak ada lagi rekanan yang lebih bagus dari rekanan yang mengerjakan proyek yang ada." pungkasnyaa. (Kr/But)
    Scroll to Top