• Latest News

    21 May 2015

    Tempat Pelacuran Saritem di Bandung Dirazia Polisi

    Bandung, INDIKASI News -- Tempat pelacuran Saritem di Bandung dirazia polisi. Puluhan pekerja seks komersial (PSK) diangkut. Tampak wanita berpakaian seksi itu panik dan kelabakan saat polisi datang.

    Operasi besar-besaran di kawasan Saritem, Kota Bandung, pukul 20.00 WIB, Rabu (20/5) mengerahkan puluhan polisi menyerbu tempat pelacuran itu. Tempat dan menutu tiap pintu yang akan masuk ke tempat pelacuran tersebut.

    Wanita seksi itu tidak berkutik saat diangkut. Berdasarkan pantauan di Saritem, sewaktu penggerebekan, banyak PSK yang asyik duduk santai di ruang ‘aquarium’ sambil menanti pria hidung belang. Mereka terkejut dan tak bisa menghindar lantaran polisi menggeruduk dari segala penjuru.

    Rumah bordil berjejer mengelilingi gang-gang di kawasan padat permukiman ini. Tiap bordil berisi kamar ‘ritual’ tempat perempuan PSK memanjakan pria hidung belang.

    Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol memimpin langsung proses razia. “Katanya Saritem ini sudah tutup. Sekaranya nyatanya masih buka,” kata Yoyol.

    Polisi beseragam dan berpakaian preman mendata identitas perempuan PSK. Hingga pukul 21.00 WIB, razia masih berlangsung. Polisi menggiring sekitar seratus PSK yang mayoritas berusia muda ke Polsek Andir yang selanjutnya diboyong menggunakan bus dan truk ke Mapolrestabes Bandung. Selain itu beberapa pria diduga mucikari, calo dan pria hidung belang ikut diangkut petugas.

    Fakta banyaknya wanita PSK terjaring razia ini membuktikan praktik transaksi mesum di kawasan Saritem masih menggeliat. Berulang kali aparat berwajib melakukan penggerebekan, tapi lagi-lagi tetap berdenyut. Padahal salah satu lokalisasi prostitusi terbesar di Indonesia ini sudah resmi ditutup Pemkot Bandung sejak 2007. (pk)
    Scroll to Top