• Latest News

    06 May 2015

    Reka Ulang Pembunuhan Janda Cantik Tata Chubby

    Jakarta, INDIKASI News -- Polda Metro Jaya melakukan rekonstruksi (reka ulang) adegan pembunuhan Deudeuh Tata Chubby, 26, yang tewas dibunuh pelanggannya di kamar kos, di Boarding House, Jalan Tebet Utara, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (6/5) siang.

    Warga Jl Tebet Utara I, Tebet, Jakarta Selatan heboh ketika tersangka pembunuh Deudeuh Alfisahrin alias Tata alias Mpie melakukan rekonstruksi. Warga pun meneriaki tersangka bernama M Prio Santoso alias Rio, 23, itu saat hendak melakukan adegan ketika meninggalkan kosan korban.

    “Huuuu….huuuuuu!,” teriak puluhan warga di lokasi, Jl Tebet Utara I, Tebet, Jaksel, Rabu (6/5/15). Puluhan warga berkerumun di sekitar lokasi. Mereka penasaran ingin menyaksikan rekonstruksi tersebut dari dekat.

    “Huuuu…huuuu,” warga kembali teriak saat tersangka melakukan adegan naik ke dalam taksi ketika hendak meninggalkan kosan korban. Selain banyaknya warga, puluhan awak media juga memadati jalan di depan kosan. Pihak kepolisian pun menutup akses jalan tersebut.

    Sekira pk. 10:00 rekonstruksi tersebut sudah dimulai sejumlah polisi berseragam sudah menjaga lokasi. Sementara tim identifikasi dan penyidik Unit I Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang akan membawa tersangka, belum tiba di lokasi. Sementara puluhan wartawan sudah bersiap-siap mengabadikan jalannya rekonstruksi ini.

    Adapun, rekonstruksi dilakukan di Jl Tebet Utara No 15 C Tebet, Jaksel yang merupakan lokasi di mana korban dihabisi nyawanya oleh tersangka. Sedangkan Cawang adalah lokasi di mana tersangka membuang kunci kamar kos korban, tepatnya di Stasiun Cawang.
    Deudeuh ditemukan tewas di kamar kosnya di Jl Tebet Utara No 15C, Tebet, Jaksel, pada Sabtu (11/4) malam lalu. Setelah 4 hari penyelidikan, tim Jatanras Polda Metro Jaya berhasil membekuk tersangka Rio di rumahnya di Bojonggede, Bogor pada Selasa (15/4) dini hari.

    Kepada polisi, pengajar matematika di sebuah lembaga bimbingan belajar di kawasan Kedoya Jakbar ini mengaku membunuh wanita yang dikencaninya karena sakit hati. Rio mengaku kesal karena disebut bau badan serta dihina fisiknya saat keduanya berhubungan intim di kosan tersebut, pada Jumat (10/4) malam.

    Usai membunuh Tata dengan cara dicekik lalu disumpal mulutnya dengan kaus kaki, Rio kabur dari kamar kosan dan mengunci dari luar.

    Dalam adegan tersebut tersangka memperagakan sekira 27 adegan dari Kos-kosan dan sampai Stasiun Cawang saat memperagakan buang kunci.

    Dalam pantauan poskotanews.com, sejumlah media lokal dan internasional meliput rekonstruksi. Salah satu media asing yang meliput rekonstruksi pembunuhan janda cantik itu yakni media asal Australia. (pk)
    Scroll to Top