• Latest News

    21 May 2015

    BAHU Nasdem: Satu Nyawa Warga Negara Terlalu Berharga

    Jakarta, INDIKASI News -- BAHU NasDem dan Serikat Pekerja Indonesia Luar Negeri (SPILN) datangi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) bersama tiga keluarga dari TKI yang terancam vonis mati di China dan Arab Saudi atas nama Wanipah dan Siti Komariyah asal Indramayu serta Ato Suparto asal Cirebon, (18/5). Subdit Asia Timur Dimas mengatakan, untuk kasus Wanipah sudah ada peringanan hukuman dari vonis mati menjadi vonis seumur hidup, jika dalam menjalani hukuman Wanipah berkelakuan baik, maka hukuman akan diperingan lagi menjadi 20 tahun dan bahkan bisa jadi 10 tahun.

    Sementara Subdit Arab Saudi Uki Dewi dan Rahmat Ami mengatakan, kasus Ato Suparto dan Siti Komariyah memang terancam vonis mati, namun belum final (masih dalam proses) dan akan diperjuangkan agar mendapat keringanan.

    Ketua Desk Perlindungan TKI BAHU NasDem Wibi Andrino, SH selaku kuasa hukum dari keluarga korban mengatakan, "pemerintah harus bergerak cepat dan profesional dalam kasus ini, jangan sampai pihak keluarga Wanipah mendapat informasi sepotong-sepotong, bayangkan keluarga Wanipah sebentar lagi akan dieksekusi atau bahkan sudah dieksekusi, karena kabar terakhir yang didapat dari surat kemenlu pada Oktober 2013."

    "Untuk itu kami meminta kepada Kemenlu untuk dapat memberikan perkembangan status kasus kepada pihak keluarga korban, jangan ketika didatangi ke kantor baru diserahkan," tegas Wibi.

    Untuk diketahui, keluarga korban sangat berharap bisa difasilitasi oleh pemerintah agar bisa berangkat ke luar negeri, baik ke China maupun ke Arab Saudi untuk bisa bertemu langsung dengan mereka di penjara negara mereka ditempatkan. Selain itu, pihak keluarga juga meminta salinan putusan pengadilan yang juga menjadi hak keluarga untuk dapat mengetahui duduk kronologis jalannya persidangan dan upaya pembelaan pemerintah terhadap Wanipah, Siti Komariyah dan Ato Suparto.

    Sementara Prananda Surya Paloh anggota DPR RI Komisi 1 Fraksi NasDem mengatakan, "Satu nyawa warga negara terlalu berharga dan untuk itu negara harus melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Untuk itu kami dari pihak negara dan juga NasDem dalam sebuah tim, sedangkan dalam sebuah upaya penyelamatan nyawa warga negara kita seperti Sdri Siti komariyah di Arab Saudi. Namun ini juga membutuhkan solidaritas dan dukungan dari segenap bangsa Indonesia. Mari kita doakan agar misi mulia ini berhasil. Semoga Allah swt berkenan bersama kita semua."

    "Saya juga mendengar bahwa Wanipah di Tiongkok sudah mendapat pengurangan hukuman dari hukuman mati menjadi hukuman seumur hidup di Tiongkok, semoga ke depan kita semua dapat lebih maksimal dalam melakukan pembelaan untuk warga negara kita yang bermasalah di luar negeri,” ujar Prananda. (pn)
    Scroll to Top