Jakarta, INDIKASI News -- Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap kembali sembilan dari 10 tahanannya yang melarikan diri Maret dua bulan lalu. Beberapa diantaranya ditangkap di beberapa lokasi. Selain kesembilan buron tersebut, BNN juga menangkap lima orang yang menyembunyikan para tahanan selama dalam masa pelarian.
Kepala Humas BNN, Kombes Pol Slamet Pribadi mengatakan, dua dari sembilan tahanan, ditangkap di Malaysia. "Dua orang ditangkap di Malaysia, sampai saat ini masih didalami bagaimana dua orang tersebut bisa berada di Malaysia," kata Slamet.
Rencananya, dua tahanan yang ditangkap di Malaysia ini akan langsung dipulangkan dengan penerbangan komersial melalui Bandara Soekarno Hatta. "Mendarat di Bandara Soekarno Hatta pukul 13.57 WIB," ungkap Slamet.
Selain meringkus sembilan orang tersebut, Slamet mengungkapkan petugas BNN juga mengamankan lima orang yang diduga menyembunyikan para tahanan.
"Lima orang itu diamankan karena tidak melapor pada petugas dan malah menyembunyikan para buronan," kata Slamet. Belum diketahui apakah lima orang ini warga negara asing atau warga negara Indonesia.
Slamet menuturkan, mereka rencananya akan dijemput di Kantor Bea dan Cukai dekat Terminal Cargo Bandara Soekarno Hatta. Kendati demikian, dia belum mau berbicara banyak soal proses penangkapan ini. "Rilis lengkap nanti sore di BNN," ujarnya.
Sebelumnya sepuluh tahanan melarikan diri dari tahanan Badan Nasional Narkotika di Cawang, Jakarta pada dini hari. Satu dari sepuluh tahanan tersebut merupakan anak buah Sylvester Obiekwe, terpidana kasus narkoba yang telah dieksekusi mati Kejaksaan Agung.
Keluar dari ruang tahanan, kesepuluh tahanan tersebut lantas menghilang setelah melompati dinding setinggi tiga meter ke kawasan Rumah Sakit Otak Nasional.
Aksi melarikan diri ini seharusnya tidak dapat terlaksana jika empat petugas jaga BNN tidak lalai menjalankan tugas mereka. Aksi ini dapat diketahui karena tahanan-tahanan BNN lainnya berteriak memanggil petugas.
Saat ini BNN masih menginvestigasi penyebab para tahanan bisa melarikan diri. Para petugas yang berjaga pada saat kejadian berlangsung terus dimintai keterangan. Salah satu hal yang ingin digali tim tersebut adalah bagaimana bisa para tahanan memotong teralis besi berdiameter 16 milimeter yang ada di sel penjara. (Baca: BNN Telusuri Keterlibatan Petugas, Terkait 10Tahanan Melarikan Diri). (ht)
BNN
Telusuri Keterlibatan Petugas, Terkait 10 Tahanan Melarikan Diri - See
more at:
http://www.indikasinews.com/2015/03/bnn-telusuri-keterlibatan-petugas.html#sthash.6mnrauVF.dpuf
