Jakarta, INDIKASI News -- Sebanyak 50 pasangan calon pengantin jadi korban penipuan sewa gedung resepsi pernikahan. Mereka telah menyotor uang hingga puluhan juta kepada satu pasangan suami-istri (pasutri) di kawasa Cengkareng, Jakarta Barat. Korban melapor ke Polsek Cengkareng untuk pengsutan lebih lanjut.
Hengki,24, dan pasangannya, Wulan,23, mengaku jadi korban kasus penipuan yang bergedok sebagai agen (penyedia) gedung, resepsi pernikahan dan kartu undangan. Perpaketnya dikebnakan biaya sebesar antara Rp75 juta hingga Rp100 juta. Sementara Hengki sendiri memilih paket Rp78 juta, sedang uang yang sudah disetor kepada agen WB milik WS sudah mencapai Rp71 juta, sedangkan sisanya Rp7 juta lagi akan dilunasi.
Tapi, pasangan ini kaget begitu mendapati kantor agency tersebut di Mutiara Taman Palm, Cengkareng,Jakarta Barat, tutup tanpa penghuni. Kantornya sudah ditinggal pergi, padahal rencana pernikahan pasangan calon pengantin baru ini tinggal menghitung hari.
“Kantornya tutup, Jadi Bingung kalau begini” kata Hengki.
Disebutkan, kalangan korban ini mendapatkan informasi adanya penyedia jasa tempat pernikahan itu datang dari mulut ke mulut. Awalnya mereka percaya, karena penyedia jasa menyanggupi gedung untuk resepni pernikahan di sekitar Cengkareng, Jakarta Barat, namun belakangan harapan mereka menjadi pupus.
Kapolsek Cengkareng, Kompol Sutarjono, memerintahkan aparatnya untuk menyelidiki kasus ini, termasuk terduga pelaku penipuan WS beserta suaminya.
Hingga berita ini dipublikasikan, puluhan calon pengantin mendatangi Kantor Polsek Cengkareng, sekaligus mendata nama-nama korban penipuan. (pk)
