• Latest News

    28 June 2015

    Razia, 38 Wanita Pekerja Malam Terjaring

    Jakarta, INDIKASI News -- Sebanyak 38 wanita pekerja malam yang akan menemani lelaki hidung belang di kafe, diamankan petugas gabungan dari musyawarah pimpinan kota (muspika) kecamatan Matraman, Minggu (28/6) dinihari.

    Keseluruh wanita itu, diamankannya petugas dalam operasi pekat (penyakit masyarakat) dalam pelaksanaan bulan Ramadhan. Hal tersebut dilakukan, lantaran beberapa tempat hiburan malam masih tetap membandel, dengan membuka tempat usahanya meski saat ini bulan puasa.

    Camat Matraman, Hari Nugroho, mengatakan operasi yang dilakukan pihaknya bersama tiga pilar, untuk mengantisipasi peredaran minuman keras(miras), penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), Pekerja Seks Komesil (PSK) dan tawuran selama bulan Ramadhan. “Hasilnya, kami mengamankan 38 wanita pekerja malam dan 310 botol minuman keras,” kata Camat, Minggu, (28/6).

    Menurutnya, diamankannya keseluruh wanita pekerja malam itu, lantaran kafe tempat kerjanya masih melakukan kegiatan. Untuk itu, pihaknya pun langsung menggiring ke-38 wanita ke kantor kecamatan untuk didata. “Kalau memang ada yang tidak punya KTP dan sudah beberapa kali diamankan, akan langsung dikirim ke panti sosial di Cipayung,” ujar camat.

    Dikatakan Hari, pihaknya tak akan segan-segan memberikan tindakan bagi para pemilik kafe yang membandel. Ia pun mengancam akan menyegel tempat hiburan malam di wilayahnya bila masih ada yang buka selama bulan Ramadhan ini. “Kalau masih tetap ngeyel dan harus disegel, ya akan kami lakukan,” tegasnya.

    Sementara itu, Kapolsek Matraman Kompol UA Triyanto menambahkan, pihaknya juga akan memberikan tindakan hukum bila menemukan pelanggaran. Dimana hal tersebut akan dilakukan bila pihaknya menemukan ada warga yang terlibat tawuran. “Kalau ada yang terlibat, kami akan langsung proses,” ujar kapolsek.

    Menurutnya, langkah tersebut untuk memberi efek jera bagi para warga. Pasalnya, hal tersebut kerap terjadi bila memasuki bulan Ramadhan aksi tawuran kerap terjadi. “Namun sejauh ini masih dalam keadaan kondusif. Mudah-mudahan hal ini akan terus berlangsung hingga bulan Ramadhan ini berakhir,” ungkapnya. (pk)
    Scroll to Top