Sumsel, INDIKASI News -- Sungguh sangat memprihatinkan, sekitar 40 orang para petani calon haji (calhaj) di OKU Timur Provinsi Sumsel bernasib malang. Pasalnya, dana untuk pemberangkatan Haji sebesar 60 juta per orang telah di setorkan lunas pada seorang Kiai bernama Fuad Maskuri yang juga Ketua MUI OKU Timur.
Uang tersebut diduga habis un¬tuk kepentingan pribadi yang mengakibatkan para calhaj menjerit.
Terbongkarnya kasus penipuan ini berawal ketika masing-masing calhaj didatangi door to door oleh karyawan Bank Syariah. “Kami sangat terkejut saat didatangi dan di tagih pelunasan dana haji oleh petugas Bank,” ungkap Ahmad Rohimi warga Ds. Sidomakmur Kec. Belitang III yang ditemui Wartawan Media KPK dan indikasinews.com dirumahnya bersama sang istri menceritakan atas nasib yang sedang di alaminya.
“Saat itu kami langsung menghubungi pak Fuad melalui telpon selular, tapi ternyata telpon selularnya nggak aktif. Setelah kami datang ke rumahnya minta pertanggungjawaban mereka (keluarga Fuad-red) hanya menangis kemudian memberikan surat tanah untuk bisa menjualkanya tapi belum laku, sementara di Bank sudah kami lunasi dengan cara menjual tanah,” ungkap Ahmad.
Hal senada juga dikatakan Guntur Wiyono, salah satu korban mengatakan Mantan Kades Nusa Bhakti Maryadi bersama 6 orang temannya juga setor ke Fuad kemudian dari Ds. Nusa Jaya sekitar 6 orang. Sedangkan dari Ds. Sidomakmur ada 12 orang, belum lagi dari desa-desa lainya. Guntur mengaku memberikan bonus senilai Rp 30 juta pada Kiai Fuad Maskuri lantaran berjanji memberikan prioritas pemberangkatan lebih dulu pada Ibunya yang telah berusia 80 tahun.
Ketua MUI Fuad Masykuri yang tak berhasil di temui Media KPK, salah seorang anaknya mengatakan bapak lagi ke Karang Jadi mengajar salah satu SD Negeri di sana, katanya. Sementara, Kepala Pembantu Bank Sya¬riah Belitang di Gumawang tidak berhasil dikonfirmasi, seorang Satpam yang telah menghubunginya menolak diwawancarai media dengan alasan bapak lagi rapat tidak bisa diganggu.
Kapolres OKU Timur AKBP SP. Sinaga,SH,S.Ik, juga tidak berhasil ditemui, salah seorang ajudannya men¬gatakan Bapak lagi ada acara di Polda sampai dengan tanggal 13 Juni 2015. sp/jun/tung
