Jakarta, INDIKASI News -- Gubernur DKI Ahok mencopot Dirut PAM Jaya, Sri Widayanto Kaderi. Posisi Sri digantikan Erlan Hidayat yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan PT Jakarta Propertindo (PT Jakpro). Selain itu ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan PT MRT Jakarta.
Ahok beralasan pencopotan ini bukan tidak beralasan. Berdasarkan evaluasinya selama 2,5 tahun menjabat yang bersangkutan tidak menunjukkan perkembangan signifikan terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.
“Gini-gini terus sama Kaderi ( Sri Widayanto Kaderi). Nggak ada kemajuan udah 2,5 tahun. Suruh pasang gini, pasang gini nggak ada kemajuan. Ya udah penyegaran ajalah,” kata Ahok, Senin (29/6).
Dikatakan mantan Bupati Belitung Timur ini, rotasi ini akan ia terus dilakukan kepada pejabat di tataran BUMD maupun Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Untuk rotasi di kalangan eselon II saat ini Ahok sudah menyiapkan 30 orang yang dinyatakannya lulus dari tes beberapa waktu lalu.
Ke-30 pejabat tersebut telah dinyatakan lulus tes yang terdiri dari tes administrasi, computer assesment test, pembuatan makalah mengenai Kota Jakarta dan terakhir tes independensi. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengungkapkan setelah dinyatakan lulus selanjutnya yang bersangkutan akan mengikuti tes wawancara langsung dengan Gubernur DKI, Ahok.
Sebelumnya, tercatat ada enam Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menjadi sorotan yakni, Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP), Dinas Kebersihan, Dinas Tata Air, Dinas Perhubungan dan Transportasi, Dinas Pertamanan dan Pemakaman, serta Dinas Kelautan dan Pertanian. (pk)
