Jakarta, INDIKASINews.com -- Seiring disegelnya ruang kerja Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik, para pimpinan DPRD DKI Jakarta “menghilang” alias tidak berkantor, Jumat (1/4/16).
Media memantau hingga sekitar pukul 11:00 WIB belum ada seorangpun Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta yang mendatangi ruang kerjanya. Mereka adalah Mohamad Taufik, Abraham “Lulung” Lunggana, Tri Wisaksana, dan Ferrial Sofyan.
Kantor mereka berada di area yang sama, di lantai 9 Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, tampak hampir tidak ada aktivitas seperti biasa. Hanya terlihat ada beberapa petugas kebersihan dan pegawai yang mondar mandir.
Abdurohim, petugas keamanan Gedung DPRD DKI Jakarta mengaku diperintahkan untuk melarang sembarangan orang bisa masuk ke sekitar ruangan tersebut. Wartawan pun tidak diperbolehkan masuk dan memotret ruang kerja Taufik yang sudah dipasangi garis hitam merah KPK Line.
“Kalau mau masuk boleh, tetapi mohon maaf, handphone atau kameranya harus kami amankan, instruksi atasan, Mas,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prsetio Edi Masudi pun belum mendatangi kantornya. Seorang stafnya mengatakan, politisi PDI Perjuangan itu sedang ada agenda di luar.
“Belum datang, Mas. Katanya masih di luar. Saya juga belum tahu apakah bapak nanti ke sini atau tidak,” ujar satu staf di ruangannya
Diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi yang juga bendahara DPD Gerindra DKI Jakarta diamankan KPK melalui operasi tangkap tangan (OTT), Kamis (31/3/16) malam. Bersama Sanusi penyidik KPK juga mengamankan lima orang lainnya, termasuk ajudan dan staf.
Selain itu, KPK juga menahan sedan Jaguar hitam B 123 RX yang biasa digunakan oleh Sanusi. Terkait itu, KPK juga menyegel empat ruangan di Gedung DPRD DKI Jakarta. (pk-rd)
