• Latest News

    19 April 2016

    Diduga Komandan Ringan Tangan, Anggota Kodim Demo ke Makorem

    Papua, INDIKASINEws -- Ini sungguh jarang terjadi. Diduga akibat komandan ringan tangan kepada anak buah, anggota Kodim 1708/BN Biak Mumfor, Papua `demo` ke Markas Korem 173/PVB.

    Beredar kabar, Serda FR sekitar pukul 11:00 WIT kemarin digampar oleh Dandim Letkol Inf GEP tanpa alasan jelas. Bahkan sang sersan dikabarkan sempat visum ke rumah sakit di Biak. Atas kejadian ini, ternyata keluarga Serda FR tidak terima perlakuan seperti itu, lalu mencoba menemui oknum Dandim di markas, tapi saat itu tidak berhasil.

    Sementara itu, merasa pernah diperlakukan hal serupa oleh komandannya, sejumlah anggota Kodim 1708/BN mendatangi markas Korem 173/PVB dengan menggendarai motor. Mereka ini menyampaikan aspirasi kepada Danrem 173/PVB.

    Akan tetapi, Danrem saat itu tidak ada di tempat. Mereka hanya hanya ditemui Kasi Intel Korem 173/PVB, Kolonel Wahyu Handoyo. Dalam pertemuan itu, Wahyu meminta kepada anggota Kodim yang menjadi korban pemukulan oknum Dandim untuk didata. Selanjutnya akan diperiksa Kasiopsrem Korem 173/PVB, Kolonel Inf Rudi Jayakarta.

    Kepala Penerangan Kodam 17 Cenderawasih, Kolonel Inf Teguh Puji Raharjo, ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (19/4/2016) menyatakan bahwa hal tersebut bukan merupakan aksi demo. “Masak tentara demo, kayak sipil saja. Mereka itu mau melaporkan kepada Danrem tentang kondisi satuannya, namun tidak ketemu sama Danrem, hanya ditemui Kasi Intel Korem,” ujar Teguh. (pk-rd/kc)
    Scroll to Top