Bandung, INDIKASINews -- Menurut kebijakan publik dan monitoring communitiy Jawa Barat, Kandar Karnawa mengatakan, rencana pembelian mobil mewah All New Toyota Fortuner untuk para anggota DPRD Jawa Barat harus di batalkan karena akan menyakiti hati rakyat.
Rencana pembelian mobil baru tersebut dilakukan di tengah kondisi ekonomi sebagian besar masyarakat sedang kesulitan dan serba menjerit apa lagi saat ini beban APBN Jawa barat sedang tidak stabil karena sebagian porsi APBD Jawa Barat yakni sebesar Rp2,3 triliun terpakai untuk pembiayaan pelaksanaan PON XIX dan Papernas XV yang tahun ini di gelar di Jawa Barat.
![]() |
| Ilustrasi |
Dampaknya pun berbagai pos kegiatan terpaksa di korbankan di pangkas padahal kendaraan yang saat ini di gu¬nakan oleh para anggota DPRD Jawa Barat masih cukup baru dan masih layak pakai bahkan khusus mobil dinas pimpinan DPRD Jawa Barat baru di datangkan pada tahun 2015 lalu.
Anggota pakai Toyota Rush,Ketua komisi pakai Toyota Innova dan pimpinan DPRD pakai Camry. Polemik bergulir rencana penggadaan 100 Toyota Fortuner untuk DPRD Jawa Barat menurut keterangan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan usulan pembelian mobil mewah tersebut adalah murni urusan dewan. Sementara sebelumnya wakil ketua DPRD Jawa Barat Haris Yuliana menggaku sebaliknya Aher (panggilan akrab gubernur jawa barat-red) menyebut tak mungkin usulan itu tiba-tiba ada bahkan telah dianggarkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Penggamat kebijakan publik dari Monitorinng Community Jawa Barat Kandar Karnawan meminta Mendagri segera nencoret rencana pembelian mobil mewah tersebut karena masarakat Jawa Barat untuk cari makan aja susah dan musibah dimana-mana, longsor banjir dan lain-lain.
Program pembangunan juga terpaksa dihentikan karena APBD Jawa Barat jebol dipakai PON, ujar kandar yang berharap para anggota DPRD Jawa Barat membatalkan rencana pembelian mobil mewah yang diperediksi akan meng-habiskan anggaran lebih dari Rp50 Miliar. Lebih baik dana sebesar itu di alokasikan ke program yang bermanfaat untuk rakyat Jawa Barat. (asep)
