• Latest News

    30 April 2016

    Diduga Proyek Dana Aspirasi Atau "Dana Siluman" Di mark up

    KKU, INDIKASINews -- Maraknya pembangunan infrastruktur yang menggunakan dana aspirasi atau "dana siluman" menuai sorotan publik.

    Meski dibombardir kritik dan penolakan dari berbagai kalangan dan kelompok masyarakat, Dana aspirasi atau "Dana Siluman" selalu di anggarkan untuk pembangunan infrastruktur. Salah satunya pembangunan SDN 08 siduk yang menggunakan dana aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kabupaten kayong utara kalimantan barat.

    senin, (25/4). Warga desa simpang tiga kecamatan sukadana kabupaten kayong utara protes dengan kinerja pemerintah daerah yang menurutnya tidak transparanci sebagai mana yang telah diatur dalam undang - undang No.14 thun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, sebut saja Napi yang rumah nya tidak jauh dari SDN 08 siduk.

    Lanjut napi "menurutnya dari awal di laksanakan pekerjaan penimbunan halaman SDN 08 Siduk tidak sesuai dengan speksifikasi teknis yang telah ditentukan didalam kontrak dan ditambah lagi pemasanggan batu kali yang pada umumnya di gali bagian permukaan tanah barulah di susun batu kali, fakta di lapanggan hanya sebagian di gali, itu pun tidak dalam hanya di perkirakan 10 cm saja. sangat lah rawan roboh mengingat batu kali tersebut di tepi sunggai siduk, belum lagi penimbunan yang seharusnya menggunakan tanah uruk atau tanah kuning, ternyata timbunan mengunakan pasir sunggai di manfaatkan pihak pelaksana dan dinas yang terkait denggan cara di sedot dari dalam sunggai". ujarnya

    Harapan saya kegiatan proyek di kerjakan dengan sebenarnya jangan terlalu banyak mengambil keuntungan dan untuk pemerintah kayong utara jangan kebanyakan dan kenyamanan makan uang persen proyek yang membuat proyek tidak sesuai RAB yang ada dan menyuburkan korupsi sekaligus menumbuhkan budaya politik uang, memainkan jurus lama menilap uang negara, tapi dengan variasi baru". TIM
    Scroll to Top