Tangerang, INDIKASI News -- Kordinasi dengan Kedutaan Nigeria. Polres Metro Tangerang dan Polsek Benda berencaana mengirim surat agar bisa melakukan otopsi terhadap jasad Austin Chukwuma,25, yang tewas ketika mencoba mengeluarkan puluhan kapsul berisi narkoba dengan cara merobek perutnya sendiri di kamar Hotel Ibis Budget Bandara Soekarno-Hatta.
“Sebelum mendapat izin pihak keluarganya. Kita belum berani melakukan otopsi atau mengeluarkan sisa kapsul yang diduga masih ada di tubuh korban. Untuk itu kita akan berkordinasi dengan kedutaan Nigeria,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang, AKBP Juang.
Lanjut Juang, pihaknya akan memanggil manajemen Hotel Ibis guna mengungkap misteri aksi nekat pria WN Nigeria tersebut. Berdasarkan keterangan, Austin datang ke hotel seorang diri pada Sabtu (30/5) sekitar pukul 10.00. Rekaman CCTV di hotel tersebut juga akan diperiksa untuk memastikan apakah ada orang lain yang datang menemui Austin ke dalam kamar 105 yang disewanya itu.
“Pihak hotel akan kita mintai keterangannya. CCTV hotel juga akan kita periksa,” kata Juang.
Rico, manajemen Hotel Ibis Budget mengaku siap me
Sebelum tewas tergeletak di pinggir Tol Sedyatmo yang berada di depan hotel, Austin sempat merusak fasilitas dan dua unit mobil milik tamu hotel. Khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, dengan cepat pihak hotel menghubungi Polsek Benda.
“Untuk membantu penyelidikan. Kami siap dimintai keterangannya,” kata Rico.
Sampai saat ini, jasad pria asal Nigeria yang baru tiba di Jakarta pada Sabtu (30/5) lalu itu masih terbaring di kamar jenazah RSU Tangerang. Petugas di rumah sakit itu pun melarang sejumlah wartawan yang hendak mengambil gambar jenazah Austin dengan alasan keamanan. Tubuh kaku pria berusia 25 tahun itu disimpan petugas ke dalam lemari pendingin.
“Perintah dari Kapolres tidak boleh ada yang ambil gambar sebelum dapat izin dari beliau,” kata Ucok, petugas kamar jenazah RSU Tangerang. (pk)
