Bekasi, INDIKASINews -- Sebanyak 1000 lebih petugas PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek menyatakan kesiapannya menyambut pemudik Lebaran 1437 H/2016, yang akan melintas mulai Selasa 28/6 ( H-9) hingga H+10, melintasi koridor tol.
Kesiapan itu diwujudkan dengan apel bersama di halaman kantor PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Senin (27/6), “Kami siap dan sudah saya tekankan agar petugas bersikap humanis dan hindari arogansi dan bekerja dengan tulus dan ikhlas,” ujar Dadang Sumaryana, General Manager PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek , saat memberi pengarahan kepada petugasnya.
Dadang menyebutkan prediksi puncak arus mudik akan terjadi pada Jumat 1 Juni 2016, “Diperkirakan jumlah kendaraan mencapai 120.092 unit atau naik dari tahun sebelumnya 119.106 unit,” ujar Dadang, sambil mengatakan untuk arus balik diperkirakan akan terjadi pada 10 Juli 2016 dengan perkiraan 117.261 unit kendaraan yang melintas.
Sementara itu Kombes R Heru P, Kepala Detasemen Pengawal (Kadenwal) PJR Korlantas Mabes Polri, yang hadir dalam kesiapan apel menyebutkan pihaknya akan melarang truk selain mengangkut Sembako dan BBM, melintas di jalan tol, “Ada aturan dari Menteri Perhubungan yang melarang H-5 masuk jalan tol dan melintas di jalur mudik,” tegas Heru, sambil mengatakan selain itu dirinya juga menyiapkan belasan tim sepeda motor trail yang berfungsi sebagai pengurai kemacetan.
Menyinggung aturan buka tutup, pihaknya akan melakukan contraflow saat terjadi kepadatan dan kemacetan, “Ada beberaa skenario yang kami terapkan, yang pertama penutupan atau contra flow akan dilakukan saat di jalan tol padat satu arah, yang kedua penutupan di setiap gerbang masuk apabila jalan tol padat dan cenerung tidak bergerak.
Adapun kesiapan pelayanan lalu lintas di antaranya patroli Jasa Marga sebanyak delapan unit, patroli polisi 16 unit, patroli Kamtib tiga unit, crane serbaguna satu unit, unit penyelamat satu unit, mobil derek 14 unit, tanki air dua unit, ambulans Jasa Marga dua unit, CCTV 126 unit. (pk-asp)
