Jakarta, INDIKASINews -- Demonstrasi massa yang makin marak menyerbu gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), datang dari berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa. Sehingga lembaga negara yang lahir dalam era reformasi dan paling banyak diisi oleh berbagai unsur yudikatif, seperti dari penyidik kejaksaan serta kepolisian ini kembali diperketat penjagaannya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, pihaknya bakal mengambil langkah tegas jika aksi demonstrasi di depan Gedung KPK kembali menimbulkan kericuhan.
"Kita perketat karena jalan didepan KPK kan jalan ya segitu-gitu aja. Tidak ada halaman untuk berdemo yang mengakibatkan terjadi kemacetan. Ini yang kita perketat," ujar Awi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (1/6/16).
Mengenai teknis pengamanan ketika aksi demonstrasi berlangsung, Awi menegaskan pihaknya sudah menempatkan personil sesuai dengan kebutuhan. Sebab menurutnya, sudah ada standar operasi prosedur (SOP) dalam gerak mengamankan aksi demo.
"Kekuatan kita sesuaikan dengan kekuatan pendemo. Standarnya satu orang anggota polri amankan dua masyarakat. Kalau ada tambahan kita larikan ke cadangan," bebernya.
Aksi demo di depan KPK beberapa waktu lalu sempat ricuh. Beberapa fasilitas umum rusak akibat ulah demonstran yang anarkis. Polisi sampai saat ini masih memburu provokator demo anarkis tersebut, yang berangkat dari tidak puasnya massa aksi terhadap kinerja KPK. (ht-asp)
