Depok, INDIKASI News -- Warga sawangan Depok Jawa Barat dihebohkan dengan munculanya semburan lumpur disertai gas beracun dari galian sumur jet pump di depan RM Padang AUE Serumpun di Jalan Raya Bedahan, Kecamatan Sawangan. Gas beracun yang menyembur sejak Rabu siang itu hingga hari ini (7/15) masih terjadi.
Masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan tersebut, mulai dihantui rasa was-was. Terlebih sudah ada tiga warga jatuh pingsan dan harus dilarikan ke rumah sakit karena menghirup gas beracun.
"Khawatir pasti lah, apalagi ini kan gasnya beracun. Kita takut lah, kalau kondisi ini semakin meluas," kata Sudibyo.
Apalagi, area semburan tersebut hanya dibatasi dengan pagar dan alat seadanya, seperti bambu dan pipa.
Pihak terkait telah berupaya mengamankan lokasi agar tidak kembali menimbulkan korban jiwa.
Badan Lingkungan Hidup (BLH) kota Depok telah menutup uap lubang sumur gas beracun dengan pipa setinggi lebih dari 7 meter. Ini dimaksudkan agar uap gas tidak tercium warga.
"Karena itu pipa kita pasang berdiri. Agar uapnya ke atas (udara). Kalau tidak, kami arahkan ke langit. Bahaya bisa tercium warga sekitar sini," ucap petugas BLH Depok, Sariyo Sabani saat meninjau lokasi kejadian.
Sementara, unsur kimia yang terkandung di dalam gas tersebut sampai saat ini masih dalam tahap penelitian di laboratorium. Beberapa sample, seperti air, tanah dan gas sudah dibawa untuk diperiksa.
"Unsur gasnya kami belum tahu. Kemungkinan bakal meluas atau tidak, tergantung kekuatan tanah. Kami koordinasikan juga ke pihak pertambangan." (ht)
