• Latest News

    11 July 2015

    Diperkirakan 6 Juta Pemudik Tinggalkan Jakarta

    Jakarta, INDIKASI News -- Jumlah pemudik dari DKI Jakarta pada hari raya Lebaran Idul Fitri 2015 diprediksi mencapai angka 6 juta lebih. Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta memperkirakan, kenaikan jumlah pemudik terjadi merata di seluruh moda angkutan mudik.

    Dishubtrans memprediksi jumlah pemudik dari Jakarta pada tahun ini akan mencapai jumlah 6.532.403 orang. Jumlah pemudik tahun ini diperkirakan meningkat dari jumlah yang ada tahun lalu sebesar 5.750.854 orang.

    "Prediksi jumlah penumpang angkutan lebaran ini untuk H-7 hingga H 7 (Idul Fitri). Jumlah terangkum dari moda angkutan bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi), Mudik Gratis, Kereta Api, Laut, dan Udara," ujar Kepala Dishubtrans DKI Jakarta Andri Yansyah.

    Untuk mengangkut para pemudik yang menggunakan moda angkutan bus, Dishubtrans DKI Jakarta mengaku telah menyiapkan 3 terminal bus utama, dan 19 terminal bus bantuan di seluruh ibu kota. Pulo Gadung, Kampung Rambutan, dan Kalideres menjadi lokasi terminal utama untuk melayani pemudik tahun ini.

    Selain menyiapkan tiga terminal utama, Dishubtrans DKI Jakarta juga telah mengerahkan 2.025 petugas di lapangan, 43 unit mobil derek, 12 unit kapal laut antar pulau untuk Kepulauan Seribu, dan pos kesehatan di masing-masing terminal.

    "Posko lebaran yang lain dan ada di terminal adalah pos pengamanan terpadu, pos tes urine sopir, dan pos uji kelaikan jalan," kata Andri.

    Jika ditotal, terdapat 22 terminal bus legal yang disediakan Dishubtrans DKI Jakarta untuk pemudik dengan bus pada tahun ini. Kehadiran terminal-terminal itu diharap mampu meniadakan terminal bayangan yang kerap muncul selama musim mudik tiba tiap tahunnya.

    70.593 Jiwa Pendatang Baru

    Sementara, pascalebaran Jakarta diprediksi akan didatangi 70.593 jiwa pendatang baru pada arus balik hari raya Lebaran Idul Fitri tahun ini. Jika prediksi itu terbukti, maka jumlah pendatang baru ke Jakarta tahun ini bertambah sebanyak 2.056 jiwa dari jumlah pendatang baru pada 2014 lalu.

    Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta, Edison Sianturi, sampai Juni 2015 jumlah pendatang baru yang masuk ke ibu kota telah mencapai 150.322 jiwa. Namun, tidak semua pendatang baru diprediksi akan menetap di ibu kota nantinya.

    Sianturi mengatakan, sebagian pendatang baru diyakini hanya menetap sementara dan akan kembali ke kampung halaman masing-masing. Namun, Sianturi tidak dapat memastikan perkiraan waktu tinggal para pendatang sementara tersebut.

    "Prediksinya, pendatang baru yang datang mulai Januari sampai Juni 2015 juga akan mudik Lebaran. Nantinya mereka akan membawa sanak saudara dan kerabat keluarga ke Jakarta. Kami prediksikan jumlah pendatang baru akan naik sebesar 3 persen,” kata Edison. (ht)
    Scroll to Top