Gunungsitoli, INDIKASI News -- Pemerintah Kota Gunungsitoli mengadakan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat / BBGRM ke XII dan Hari Kesatuan Gerak/HKG PKK ke 43 Kota Gunungsitoli yang bertemakan “Dengan Semangat Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat XII dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 43, Kita gelorakan gerakan kerja gotong royong menuju kemandirian dan kesejahteraan masyarakat”, yang dipusatkan di Desa Awaai, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kamis(02/07).
Walikota Gunungsitoli Martinus Lase yang juga selaku Ketua Dewan Penyantun Tim Penggerak PKK Kota Gunungsitoli dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat/BBGRM adalah untuk mempercepat proses keseimbangan pembangunan antara pembangunan perkotaan dan perdesaan, oleh karena itu dalam pelaksanaannya sangat membutuhkan dukungan dan partisipasi dari seluruh komponen masyarakat, sehingga bulan bhakti gotong royong masyarakat benar-benar merupakan pembangunan yang berasal dari rakyat, untuk rakyat dan dilaksanakan oleh rakyat serta hasilnya diharapkan bermanfaat bagi kepentingan hajat hidup orang banyak. Selanjutnya terkait dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak yang ke 43 adalah merupakan upaya untuk terus menggelorakan gerakan PKK sebagai momentum puncak aktifitas dan jati diri PKK dalam rangka pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.
“Kedepannya saya mengajak segenap stakeholders pembangunan dan kita semua, khususnya seluruh kader PKK di Kota Gunungsitoli, mari kita tingkatkan kembali sinergisitas dan komitmen untuk bersama-sama melanjutkan program-program pembangunan di Kota Gunungsitoli, dalam rangka menghadirkan berbagai pembangunan pada berbagai bidang khusunya di bidang pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan dan pengangguran melalui peningkatan kesejahteraan keluarga”, Ujar Martinus.
Ibu Rima Martinus Lase selaku Ketua Penggerak PKK Kota Gunungsitoli dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan acara ini yang mengambil lokasi di kawasan pedesaan merupakan hal yang sangat berarti karena diharapkan bahwa nilai-nilai tradisi keluarga dan gotong royong yang umumnya masih kental di pedesaan dapat ditularkan, dikembangkan dan diwujudkan bagi masyarakat yang berada di kawasan perkotaan. “Untuk itu pada kesempatan ini, kami menghimbau seluruh orang tua untuk berperan aktif dalam upaya menanamkan nilai moral dan tradisi gotong royong sejak dini dalam keluarga.
Upaya ini kita mulai dari hal-hal yang sederhana dengan meluangkan waktu bagi anak-anak kita dengan mengajak mereka melaksanakan suatu pekerjaan secara bersama-sama. Melalui kegiatan bersama seluruh anggota keluarga maka transfer nilai-nilai luhur dapat berjalan dengan lancar dan akan terus berkembang melalui pekerjaan dan pelayanan di luar rumah, sehingga pada waktunya akan menjadi suatu atau kebiasaan baik dan salah satu faktor pendorong kesuksesan bagi setiap anggota keluarga”. Ujar Rima.
Turut hadir unsur Muspida Kota Gunungsitoli antara lain Dandim 0213 Nias Letkol TNI Inf. Luhut Bernandus Sidabariba, Wakil Kapolres Nias Kompol Faduhui Zendrato, para asisten, staf ahli, kepala skpd di lingkungan pemerintah Kota Gunungsitoli, camat se-Kota Gunungsitoli beserta unsur Muspika Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, para pengurus PKK Kota Gunungsitoli, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi profesi dan kemasyarakatan, kader PKK dan undangan lainnya. (Az).
