Jakarta, INDIKASI News -- Seorang dosen di perguruan tinggi di Kalimantan Timur, lagi dinas di Jakarta ditemukan tewas di satu hotel di Jalan Kebon Sirih, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (29/10) malam
Sekitar pukul 20:00, korban ditemukan sudah terkujur kaku diatas tempat tidur. “Emang tanda-tanda mencurigakan tidak ada ditemukan polisi, kini mayat pria tersebut segera dikirim ke rumah sakit guna mendapatkan visum,” kata polisi.
“Sidi Na’ali,62, datang ke Jakarta sedang ada seminar di Hotel Millenium di Jalan Fachrudin, Tanah Abang, dan sebagian rekannya dari Kalimantan nginap di hotel Millenium,” papar Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Ardiansyah.
![]() |
| Ilustrasi |
Oleh petugas identifikasi Polres Jakarta Pusat kini jenazah korban setelah diambil sidik jari kini jasad pria tersebut segera dikirim ke RSCM guna pengusutan lebih lanjut. “Kematian korban belum dapat diketahui, tapi menurut dua temannya ia ada sakit jantung, tapi untuk mengetahui lebih rinci nanti setelah ada hasil pemeriksaan dokter forensik,” tegas Ardiansyah.
Keterangan yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh rekannya yang menginap di Hotel Millenium. Awal temannya sesama satu daerah menghubungi lewat HP tapi tidak ada jawaban, karena telepon gengga kagak diangkat ke dua temannya itu segera menghubungi operator hotel untuk meinta tolong ngecek rekannya yang nginap di kamar 412.
Namun disaat satpam menghubungi kamar tersebut tidak ada yang angkat dan akhirnya di cek, tapi betapa kagetnya pria yang sudah jalan tiga nginap di hotel tersebut sudah terkujur kaku dan akhjirnya satpam segera melapor ke chief security dan dilanjutkan ke polisi. Setelah petugas datang dan teman korban tak lama kemudian datang, baru jasad pria dosen itu diperiksa disaksikan rekan korban bersama pihak hotel.
Setelah petugas mengambil sidik jari korban, kini jenazahnya segera dikirim ke RSCM guna mendapatkan hasil visum. Sementara petugas masih memeriksa satpam untuk dimintai keterangan. “Untuk sementara penyebab kematian korban diduga sakit tapi untuk mendetailnya nanti setelah adanya hasil pemeriksaan dokter forensik,” kata Ardiansyah. (pk)
