Jakarta, INDIKASI News -- Mahasiswa/i asal NTT kurang lebih 500 orang saat ini hidupnya tidak menentu, bahkan terkesan hidup terlantar di Jakarta.
Awalnya mereka datang untuk menuntut ilmu agar kemudian dapat kembali kekampung di daerah asalnya untuk membangun dan mengabdi pada masyarakat, namun apa yang diharapkan justru menyimpang jauh dari niat mulianya.
| Yayasan Aldiana Nusantara |
Setelah ditemui Wartawan Media KPK dan Indikasi News.com beberapa waktu ini, Mahasiswa/i asal Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menjalankan pendidikan Tinggi padaYayasan Aldiana Nusantara (YAN), ternyata menghadapi banyak permasalahan yang sangat mengganggu konsentrasi belajarnya, bahkan ada yang memutuskan pulang kembali kedaerahnya karena tak sanggup menghadapi permasalahan dimaksud.
Di tempat tinggal mereka yang merupakan Asrama Mahasiswa ini, oleh beberapa korban yang tidak mau menyebutkan namanya menjelaskan semua permasalahan yang dialami, diantaranya Beban Biaya Kuliah dan Biaya Hidup yang tinggi serta tempat tinggal yang tergolong tidak layak, kesemuanya ini tidak terlepas dari janji Pemda Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dalam pemberian fasilitas pendidikan bagi anak-anak daerahnya termasuk pemberian Beasiswa yang tidakjelas.
Akibat dari permasalahan ini, pemimpin redaksi Media KPK dan Indikasi News.com menurunkan Tim Investigasi untuk melaksanakan semua proses Investigasi hingga pada proses Advokasi selanjutnya, baik di Jakarta maupun di Daerah untuk mendapatkan akar permasalahan yang selanjutnya akan dikemukakan alternatif-alternatif pemecahannya guna menyelamatkan para Mahasiswa/i dimaksud.
Dari hasil sementara Investigasi yang dilakukan, diduga kuat bahwa telah terjadi penyimpangan-penyimpangan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)danYayasan yang didirikanoleh Dr. H. Alimudin Al-Murtala, MM. M. PD dalam mengelola Pendidikan Tinggidi Jl. Ir. H. Juanda Ciputat Jakarta ini terhadap Mahasiswa, baik penyimpangan administrasi maupun teknis yang berdampak pada Kerugian Negara.
Tim Investigasi media KPK dan Indikasi News.com telah memperolehs ejumlah keterangan sebagai data yang akandijadikan acuan dalam mengungkap kasus yang telah merugikan Negara baik Mahasiswa dan Para Orang Tua sebagai korban yang berniat akan meminta pertanggungjawaban pihak-pihak terkait atas kejadian dan keadaan yang menimpa mereka dan yang berdampak pada peningkatan potensi SDM di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada umumnya kepada pihak-pihak yang berkompeten . (aya/luis)