Jakarta, INDIKASI News -- Seorang garong terjungkal ditembak Tim Resmob Polsek Pademangan saat merampok dan menyekap pemilk rumah di Jalan Ampera Besar, RT03/06, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (19/10/15) dinihari.
Tersangka, MJ, 21 yang kesehariannya sebagai petugas parkir liar terpaksa ditembak lantaran menyekap dan menganiaya korban, Kui Tju, 46 dalam todongan senjata tajam.
Kapolres Jakarta Utara, Kombes Susetio Cahyadi mengatakan, aksi perampokan hingga penganiayaan terjadi, sekitar pukul:03.00 wib dinihari. Korban saat itu sedang tertidur kemudian mendengar suara seperti membuka pintu.
![]() |
| Ilustrasi |
“Korban diam-diam mengintip ternyata sudah ada seorang pria sedang membuka paksa pintu rollingdoor di lantai satu menggunakan obeng dan tang dan akan membawa motor mio milik korban,” kata Susetio.
Korban yang panik lalu naik ke lantai dua kemudian membuka pintu dan berteriak. Mendengar suara teriakan minta tolong, tersangka lalu naik ke lantai dua menarik dan menyekap korban. “Tersangka MJ mengambil pisau yang ada di meja dapur dan langsung diarahkan ke leher korban,” ujar Susetio.
Disebutkan, tersangka kemudian mengarahkan pisau tersebut ke leher korban dan berhasil menghindar, hingga yang kelima kali korban terpaksa memegang pisau tersebut hingga tangan kanannya terluka.”
Karena melawan tersangka kemudian mencekik leher dan membanting korban ke lantai kemudian menginjak tubuh korban. “Tersanga langsung memukul wajah korban hingga mata kirinya luka memar,” ucap Susetio.
Tersangka lalu meminta korban untuk menyerahkan uang. “Korban disuruh mengambil uang yang disimpannya dan saat berada di dalam kamar dompet uang Rp 1,1 juta langsung diambil paksa tersangka,” ujarnya.
DISERGAP
Saat keluar kamar, korban kembali berteriak, warga sekitar kemudian berdatangan termasuk tim resmob polsek pademangan yang mendapat laporan dari warga. Petugas lalu berusaha menyergap tersangka namun tersangka justru melawan dengan menodongkan pisau.
Anggota lal memberikan tembakan peringatan, namun tersangka berusaha melarikan diri hingga dilumpuhkan mengenai bagian punggung belakangnya. Melihat tersangka jatuh terkapar, petugas lalu membawanya ke RS Kramajati Polri untuk mendapat perawatan. “Hari ini tim medis akan mengoprasi tersangka untuk mengangkat proyektil peluru ditubuhnya,” pungkas Susetio. Dari tangan tersangka polisi menyita pisau stenlis steel berlumuran darah, obeng, tang dan pisau carter. (pk)
