• Latest News

    05 October 2015

    Kepsek SDN Sobang 4 Diduga Selewengkan Dana BOS

    Pandeglang-Banten, INDIKASI News -- Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Sobang 4, H. Sopandi, S.Pd. diduga telah selewengkan program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) selama 3 tahun. Selain itu dia juga mengaku telah memalsukan tandatangan Ketua Komite Sekolah untuk kepentingan yang berkaitan dengan pencairan, pengelolaan, dan laporan alokasi dana BOS di sekolah yang dia bina.


    Kepsek SDN Sobang 4. H. Sopandi, S.Pd
    Menurut Kepsek, penyelewengan itu dilakukan pihaknya karena dia melanjutkan kebiasaan buruk (penyelewengan-Red). Dari kebijakan Kepsek sebelum dia.

    “Saya terima salah, telah melakukan tandatangan Komite Sekolah sendiri karena stempel komite memang selalu ada pada kami, selalu di simpan di laci di kantor, sekarang saya pasrah saja mau diapakan juga, tapi saya berani bersumpah saya tidak menyalahgunakan dana BOS itu”, Unkap H. Sopandi.

    Pengakuan Kepsek melanjutkan kebiasaan buruk dari kebijakan Kepsek sebelum dia ternyata relevan dengan pernyataan Ketua Komite Sekolah, Tana (45 tahun). Kepada wartawan dia mengungkapkan bahwa selama dirinya ditunjuk menjadi Ketua Komite dan belum pernah menandatangani apapun terkait; penerimaan, pengelolaan, dan laporan alokasi dana BOS SDN Sobang 4.

    “Selama 4 tahun saya ditunjuk menjadi Ketua Komite Sekolah di SDN Sobang 4 saya tidak pernah diserahi stempel dan tidak pernah menandatangani apapun terkait program BOS”, unkap Tana.

    Menurut sumber terpercaya yang meminta identitas dirinya tidak disiarkan di media, menerangkan bahwa SDN Sobang 4 bukan satu-satunya pelaku penyelewengan program BOS. “SDN Sobang 4 bukan satu-satunya pelaku penyimpangan program BOS, umumnya SDN yang lain di wilayah binaan UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas Dikbud) Kecamatan Sobang diyakini melakukan hal yang sama, hanya modusnya saja yang mungkin beda”, terang sumber.

    Kepala UPT Melindungi
    Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Dikbud Kecamatan Sobang, Ato Sumarto, SS. Dia berusaha melindungi dan membela Kepsek SDN Sobang 4 ketika dikonfirmasi Tim Wartawan pada hari Selasa (14/7) bertempat di kantor UPT.

    Kepala UPT menegaskan bahwa permasalahan Kepsek SDN Sobang 4 menjadi tanggung jawab binaan dirinya, karena itu dia minta kepada Tim Wartwan jangan mempersoalkan permasalahan yang sedang dihadapi Kepsek selama dirinya (Kepala UPT-Red). Masih bertanggung jawab untuk melakukan pembinaan.

    “Wartawan jangan main ekpos berita saja, jangan dipublikasikan masalah ini karena saya selaku Kepala UPT masih bertanggung jawab melakukan pembinaan, kecuali saya sudah tidak sanggup lagi memberikan pembinaan ya terserah mau diapakan juga”, kata Ato, tanpa basa basi, tingkahnya seperti orang yang tidak tahu etika sopan santun saja.

    Dijawab dan ditanya Tim Wartawan. Baiklah, jika ini masalahnya dalam kontek pembinaan Anda, selama ini bagaimana cara Anda melakukan pembinaan, apa hasilnya? Kepala UPT tidak bisa jawab dan langsung pergi tanpa permisi.

    Atas temuan kasus penyimpangan program BOS sepanjang waktu 4 tahun terakhir di SDN Sobang 4 ini Tim Wartawan akan mengawalnya ke proses hukum. (m.rubel)
    Scroll to Top