• Latest News

    31 January 2016

    Warga Neglasari Tasikmalaya Butuh Bukti Bukan Janji dari Pemerintah

    Tasikmalaya INDIKASI News -- Sudah 12 tahun warga masyarakat semenja jalan cayur neglasari di statuskan jalan kabupaten pada tahun 2004 lalu, khususnya warga masyarakat desa neglasari kecamatan pancatengah baru satu kali merasakan apa yang di katakan jalan tanpa lubang,


    Namun pemerintah saat ini belum kelihatan perhatian terhadap kemajuan masyarakat dibidang perekonomianya, terutama faktor yang paling mendukung terhadap kehidupan perekonomian masyarakat yaitu sarana infrasetuktur.


    Solihat sebagai Tokoh Pemuda saat memberikan keterangan kepada Wartawan Media KPK dan Indikasinews.com, “saat ini saya belum merasa ada perhatian dari pemerintah terutama di bidang perekonomian karena faktor yang bisa mendukung terhadap lancarnya perekonomian masyarakat yaitu jalan,padahal menurut saya jalan cayur neglasari merupakan jalan alternatif yang bisa menghubungkan dua kabupaten yaitu kabupaten tasikmalaya dengan kabupaten pangandaran”. Ungkapnya.


    Ini seharusnya di perhatikan juga jadi prioritas oleh pemerintah, tapi kenyataanya pemeritah cuma bisa janji yang belum bisa di tepat, jalan yang rusak ini bisa mengakibatkan para pengguna jalan banyak menanggung resiko terutama penguna jalan yang menggunakan roda dua, salah satuya, contoh yang di alami oleh samro yang biasa di panggil abah di bulan desember 2015, abah selaku sopir mobil HRM warga kampung sempur desa neglasari kecamatan pancatengah kabupaten tasikmalaya mengalami kecelakaan yang di akibatkan jalan yang rusak parah. Pungkasnya.
    Keadaan seperti ini mungkin jadi pertanyaan di masyarakat, warga masyarakat berharap pemerintah agar bisa menepati janji dan serius menyikapi keluhan masyarat di kabupaten tasikmalaya. Tandasnya. (muhtar)
    Scroll to Top