Jakarta, INDIKASI News -- Pasca penurunan harga bahan bakar minyak (BBM), di SPBU di Sukabumi terjadi kelangkaan terutama jenis premium. Bahkan, di beberapa SPBU yang tidak mendapatkan suplai BBM terpaksa berhenti beraktivitas. Informasinya, kelangkaan ini akibat adanya permasalahan di Depo Plumpang Pertamina Jakarta.
Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas), Sukabumi Yudha Sukmagara, mengakui setelah harga turun pasokan BBM tersendat. Sepengetahuannya, tersendatnya pasokan BBM itu akibat adanya permasalahan di Depo Pertamina di Plumpang Jakarta. Untuk mengatasinya, pasokan BBM sebagaian diambil dari Padalarang Bandung.
“Kesulitan pasokan BBM jenis premium hampir dirasakan oleh semua SPBU yang berjumlah sebanyak 36 unit. Kami belum bisa memastikan sampai kapan pasokan BBM jenis premium akan kembali normal,” kata Yudha, Minggu (10/1/16).
Yudha mengatakan tersendatnya BBM jenis premiun setelah harganya turun. Dia berharap kondisi tersebut secepatnya kembali normal agar tidak menyulitkan konsumen mencari premium.
Wahyudin, warga Kecamatan Parungkuda mengeluhkan sulitnya mencari BBM jenis premium. Menurutnya, di SPBU di kawasannya sudah tidak menjual premium. Terpaksa dirinya mencari hingga SPBU ke Kecamatan Cibadak.
“Sejak 5 Januari lalu sulit mencari bensin. Kalaupun ada di SPBU, terpaksa harus mengantri lama. Pemerintah harus segera turun tangan agar bensin stoknya kembali normal,” tuturnya. (pk)
