• Latest News

    25 January 2016

    'Ingin Suap Polisi', Bandar Narkoba Tetap Digelandang ke Penjara

    Jakarta, INDIKASI News -- Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) digelar Polres Jakarta Timur (Jaktim) sejak Sabtu (23/1/2016) di wilayah hukum Kota Administrasi Jaktim.

    Di antara hasil tangkapan dari Cipkon tersebut, petugas Polsek Cakung berhasil meringkus salah seorang dari sindikat bandar narkoba bernama Badriah (45).

    Kasubag Humas Polres Jaktim Kompol Husaima membenarkan penangkapan itu. "Iya benar, tersangka bernama Badriah ditangkap pada hari Sabtu, 23 Januari kemarin sekitar jam 24.00 WIB, di Jalan Raya Cakung, Cilincing, Jaktim," ujar Husaima kepada kepada wartawan di Jakarta, Minggu (24/1).

    Kapolsek Cakung Kompol Armunanto Hutahaean, mengatakan, pelaku tertangkap tangan oleh anggotanya saat operasi Cipkon yang dipimpinnya langsung.

    "Sewaktu dilakukan penggeledahan terhadap pelaku, ditemukan narkotika jenis kristal sabu dalam bungkus rokok sampoerna mild sebanyak 16 paket (bungkus) dalam plastik kecil," terang Armunanto kepada wartawan di Jakarta, Minggu (24/1).

    Armunanto menjelaskan pihaknya juga menyita 1 botol plastik dan alat hisap di bagasi sepeda motor pelaku, dimana operasi Cipkon tersebut merupakan penjabaran perintah dari Kapolda Metro Jaya untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat dan juga dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

    "Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku barang haram tersebut diperoleh dari seseorang di daerah Jakarta Utara, dibeli seharga Rp3,5 juta dan akan diedarkan di daerah Bekasi, namun saat membawa barang haram itu pelaku berhasil kami tangkap," jelasnya.

    Parahnya lagi pelaku berupaya menyuap petugas di lapangan, namun tetap saja petugas dari Polsek Cakung akhirnya menggelandang Badriah ke dalam penjara.

    "Saat ditangkap pelaku juga mencoba menyuap polisi dengan iming-iming jutaan rupiah agar tidak dibawa ke kantor polisi. Ya, tetap kami bawa dan sudah ditahan untuk menjalani proses hukum," pungkas Armunanto.

    Dan, kasus ini masih dalam pengembangan Polres Jaktim guna menelusuri bandar besar narkoba, tempat asal muasal sabu tersebut. (ht)
    Scroll to Top