Sarmi Papua, INDIKASI News -- Menyikapi Pernyataan–pernyataan yang dilangsir beberapa media masa dan social media terkait polemic pemerintahan di kabupaten sarmi membuat aktivis pemuda sarmi menjadi geram dan meminta kepada semua pihak supaya jangan mempolitisasi persoalan yang terjadi di sarmi.
![]() |
| Tokoh Pemuda Kabupaten Sarmi Papua |
Tokoh Pemuda Sarmi Niko Daufera didampingi, Jhon Sosomar dan Frans Wanewar setelah dikonfirmasi Indiksinews.com dan Media KPK mengatakan “ Sangat mendukung dan memberikan apresiasi kepada para PNS dan Masyarakat yang melakukan aksi penyampaian pendapat dalam bentuk demontrasi ke Kantor DPRD Kabupaten Sarmi. Ungkap Niko.
Selain itu Niko menambahkan “Kami juga mempertanyakan sudah sejauh mana proses Pemberantasan Korupsi dikabupaten sarmi khusunya Kasus Tipikor Dana Bansos APBD Kabupaten Sarmi dengan Terdakwa Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Bartolomeus Sato,SE, Kami heran para koruptor disarmi bisa berkeliaran karena diberikan penangguhan penahanan supaya leluasa menjalankan aktifitasnya?. Ujar Niko.
Selanjutnya Niko menghimbau kepada semua pihak supaya kalau mau bicara sarmi harus belajar dari Dewan Adat Daerah Sarmi yang melakukan klarifikasi dan meminta penjelasan dari para pihak, itu yang namanya proses pembelajaran bagi masyarakat.Tandas Niko. (bym)
