Bekasi, INDIKASI News -- Kasus pemukulan terhadap Kanit Lantas Polsek Bekasi Utara dan anggotanya oleh oknum TNI AL akan dikoordinasikan dengan pihak Korps Marinir TNI AL.
“Ini melibatkan dua institusi aparat, tentunya koordinasi satu cara yang terbaik,” ujar Kombes Daniel Tafiona, Kapolresta Bekasi Kota, Minggu (10/1).
Dia menyebutkan pihaknya tak bisa sertamerta menangkap para pelaku yang notabene bukan warga sipil.
Pemukulan terhadap dua anggota Lantas Iptu Parwoto dan Bripka Sujanamahdi di Jalan Raya Perjuangan, Bekasi Utara, Jawa Barat, Sabtu (9/1) pukul 17.00 sore, menjadi perhatian publik, cuitan sosial media begitu banyak.
“Ada aturannya. Sehingga kami berkoordinasi dengan pihak (Marinir Angkatan Laut), sebelum menentukan langkah selanjutnya,” kata Daniel. Oleh sebab itu, dalam penanganan ke depannya, pihak Polisi Militer lah yang akan memproses pelaku yang diduga berjumlah empat orang ini.
“Kami (Polisi) hanya memback up saja” ujarnya seraya meminta para pelaku pengeroyokan ini diberi sanksi tegas.
Diberitakan sebelumnya Kanit Lantas dan anggotanya dianiaya, oknum TNI AL, ternyata Kanit Lantas Polsek Bekasi Utara dan satu anggotanya, saat mengatur lalulintas. Bripka Sujanamahdi, anggota Lantas Polsek Bekasi Utaran mengatur arus lalu lintas di Jl. Perjuangan depan Perumahan Prima Harapan.
Pada saat anggota tersebut mengatur arus lalulintas yang padat, tiba-tiba melintas sekelompok kendaraan gunakan sepeda motor dan mobil membawa bendera kuning dikawal seorang anggota Provost Korp Marinir (Kormar) Sersan SP.
Saat itulah SP bertanya soal lokasi TPU Perwira, entah bagaimana awalnya, terjadi perselisihan antara Bripka Sujanamahdi dengan seseorang yang ada di dalam mobil.
Beberapa saksi menyebutkan dari dalam mobil keluar kalimat “Apa Lo…”, yang ditujuhkan kepada Bripka Sujanamahdi dan anggota Lantas yang sedang mengatur lalu-lintas tidak merespon kata-kata tersebut.
Namun tiba-tiba penumpang di mobil turun dan memukuli Bripka Sujanamahdi, sesaat kemudian Iptu Parwoto, Kanit Lantas datang menghampiri berusaha melerai namun dua orang pelaku malah memukuli Kanit Lantas hingga terluka pada bagian bibir. (ht)
