Jakarta, INDIKASI News -- Ratusan guru madrasah swasta unjuk rasa di Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (27/4). Mereka menuntut sertifikasi guru yang belum keluar, dan juga belum dibayar.
Kedatangan guru itu mengatasnamakan Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI). Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Mereka menuduh kemenag melakukan diskriminasi terkait surat keterangan (SK) inpassing (perekrutan) dan sertfikasi. Sebab guru-guru sekolah umum yang berada di bawah Kementian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) telah menerima sertifikasi.
“Kemenag belum membayar guru pemegang SK inpassing sampai hari ini, padahal Kemendikbud sudah membayarkannya dari tahun 2008” kata Ketua Umum PGSI, Moh. Fatah dalam aksinya.
Aksi mereka dijaga ketat kepolisian untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. 10 guru yang merupakan perwakilan mereka diterima untuk berdialog oleh pihak pejabat Kemenag. (pk)
