• Latest News

    25 April 2015

    Ada Aroma Korupsi di Konferensi Luar Biasa (KLB) Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP)

    Jayapura, Indikasi News – Acara Konferensi Luar Biasa Kamar Adat Pengusaha Papua (Konferlub-KAPP) di Wamena Provinsi Papua yang digelar selama 2 hari terhitung tanggal 26-27 Maret 2015, diduga kuat terdapat Tindak Pidana Korupsi.

    Pasalnya kegiatan tersebut menghabiskan dana sebesar 5 Milyar yang diperoleh dari Pemda Provinsi Papua melalui proses pengajuan Proposal ke Gubernur Provinsi papua.

    Pengajuan proposal tersebut akhirnya disetujui dan direalisir oleh Gubernur Provinsi Papua, sebesar 5 Milyar.

    Acara tersebut kemudian dibuka oleh Gubernur Provinsi Papua yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Papua, T.E.A. Herry Dosinaen, S.IP.

    Menurut sumber yang tidak ingin disebutkan namanya, “memang membenarkan adanya kegiatan tersebut yang dilakukan selama dua hari dan menghabiskan dana sebesar 5 milyar”, ungkapnya.

    Acara tersebut diduga ada aroma korupsi terorganisir yang dilakukan oleh Bendahara Umum KAPP, berinisial MY untuk kepentingan pribadi, tandasnya.

    Sungguh sangat tidak wajar dan tidak masuk diakal pikiran kita, bahwa suatu kegiatan yang sifatnya lokal daerah yang diselenggarakan selama 2 (dua) hari, dapat menghabiskan dana sebesar 5 milyar. Ini menimbulkan berbagai pertanyaan dari beberapa kalangan yang pada akhirnya mengundang dilakukannya tindakan Investigasi bahkan sampai pada tingkat Advokasi.

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), harus sesegera mungkin mengambil tindakan tegas dalam menyikapi persoalan tersebut yang sudah pada tingkat serius, tentang adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi terhadap Uang Negara pada Pemerintah Daerah Provinsi Papua. (red)


    Scroll to Top