Jakarta, INDIKASI News -- Tommy Soeharto, mengatakan, jangan hanya karena dirinya turut campur dalam masalah konflik Partai Golkar lalu semua curiga bila ia akan mengambil alih partai berlambang Beringin itu.
"Jangan hanya karena saya turut campur lalu semua pada curiga saya akan mengambil alih, bukannya Anda semua paham aturan Partai," demikian kicauan Tommy Soeharto di akun @HutomoMP_9.
Pria kelahiran 52 tahun silam itu menegaskan, bila dirinya angkat bicara masalah partai karena ia melihat tindakan saling berebut kekuasaan di dalam tubuh partai itu semakin tidak elok, serta sudah mengarah pada kekerasan.
"Tidak perlu ada kubu A atau kubu B. Kalau serius memikirkan kemaslahatan rakyat, bukanya pembangunan akan terhalang jika ada perseteruan," lanjut kicauan mantan pebalap nasional itu.
Ia pun mempersilahkan bagi kader yang hendak bergabung dengan pemerintahan untuk turut mengatur program-program kerakyatan yang dianggap baik, namun bila tidak, kata dia, silahkan untuk menjadi penegur.
"Yang tidak tergabung dalam pemerintahan silakan jadi penegur, penyeimbang dan pemberi suport program-program pro rakyat," sebut ayah dari Gayanti Hutami dan Dharma Mangkuluhur itu. (ht)
