• Latest News

    11 February 2016

    Ahok Minta Walikota Jakut dan Jakbar Serius Bantu Gusur Kalijodoh

    Jakarta, INDIKASI News -- Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta Walikota Jakarta Utara dan Jakarta Barat serius membantu penggusuran tempat hiburan malam di kawasan Kalijodo. Sesuai prosedur berlaku, pejabat yang akrab disapa Ahok itu pun menginstruksikan Walikota Jakut dan Jakbar segera melayangkan surat peringatan (SP) hingga surat perintah bongkar (SPB) sebelum melakukan penggusuran.

    “Penertiban Kalijodo mesti ada SP 1, 2, 3 baru SPB. Jadi itu kan melibatkan dua Walikota, Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Saya sudah minta kasih SP 1 dulu, SP 2, SP 3, SPB, begitu masuk SPB pasti kami akan minta bantuan polisi dan tentara,” katanya, di Balaikota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (11/2/16).

    Ahok menerangkan, penertiban kawasan prostitusi di perbatasan Jakarta Utara dan Jakarta Barat itu sebenarnya sudah direncanakan sejak beberapa tahun lalu. Namun, urung lantaran pihaknya lebih memprioritaskan penertiban bangunan dan pembangunan rumah susun (Rusun) di sekitar waduk Pluit.

    “Dulu saya sudah mau bongkar, waktu itu saya katakan prioritas saya adalah daerah-daerah yang kena jalan inspeksi sungai, yang prioritas waduk (Pluit). Nah kami kerjakan itu dulu. Karena rusun tidak tersedia cepat. Makanya kami tunda,” ujarnya.

    Nantinya, kata Ahok, setelah kawasan Kalijodo diratakan, akan ada penghijauan atau ruang terbuka hijau (RTH).

    Sebelumnya, dia mengatakan, akan membangun taman pisang di sekitar kawasan tersebut. Namun, kemudian dia mengklarifikasi, taman pisang yang dimaksud adalah penghijauan dengan banyak pohon termasuk pohon pisang.

    “Jadi bukan sepenuhnya akan dijadikan wisata pisang. Tapi kan itu lokasinya ada yang di pinggiran kali. Nah yang di pinggiran kali itu nanti akan kami tanami banyak tanaman termasuk pohon pisang. Bukan jadi wisata pisang. Ya ada RTH lah,” pungkasnya. (pk-asp)
    Scroll to Top