Bima, INDIKASINews -- Proyek pembangunan Gedung Labiratorium SMPN 3 yang berlokasi di jantung Kecamatan Tambora Kabupaten Bima Propinsi NTB mangkrak dan disinyalir kini menjadi kandang sapi dan kambing, sebab pelaksanaan pekerjaan melalui program mekanisme partisipasi masyarakat dari Dana APBN direktorat jenderal pendidikan dasar dan menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI tahun anggaran 2016 yang dilaksanakan secara swakelola.
Pembangunan gedung laboratorium tersebut sampai saat ini belum dapat diselesaikan diduga Dana Anggaran tersebut di Tilep oleh Oknum Kepala SMPN 3 berinisial KSN dan selaku pelaksana, dengan kondisi sampai bulan juli 2017 diperkirakan hanya 45% saja.
Saat indikasinews.com mencoba konfirmasi kepada Oknum Kepsek tersebut, beliau tidak ada ditempat atau di ruang sekolah, dan hanya para guru yang memberi keterangan “ Bahwa Kepsek sedang ke bima sedang ada rapat di Dinas”. Ungkapnya. (3/4/17).
Dengan waktu yang bersamaan awak media pun menanyakan kepada para guru tersebut, siapa panitia pelaksana proyek tersebut dan berapa jumlah dana untuk pembangunan proyek tersebut dikarnakan tidak adanya papan proyek? ‘tidak tahu’. Ungkap para guru.
Indikasinews.com mencoba mengkonfirmasi ke UPT Tambora terkait dugaan korupsi dana anggaran proyek tersebut, dan pihak UPT mengungkapkan “ tidak tahu dan tidak pernah ada laporan”. Ungkapnya.
Keadaan ini menjadi fakta di lapangan bahwa SMPN 3 benar-benar sangat prihatin sebab sebelumnya gedung ruangan kelas dan kantor ludes oleh si jago merah sampai saat ini belum juga direhab. (sile)
