Cirebon, INDIKASINews -- Merasa sudah terganggu dengan ulah orang-orang dan 'Lembaga Swadaya Masyarakat' (LSM) yang selalu mendatangi sekolah dan mengarah ke pungutan liar (pungli), sejumlah kepala SMU dan SMK di Kota Cirebon akhirnya mengadu ke Kapolres Cirebon Kota.
Para kepala sekolah tersebut juga meminta jaminan keamanan. Curhatan para kepsek yang dipimpin Kepala Balai Wilayah V Dinas Pendidikan Jawa Barat di Cirebon, Dewi, di ruangan Kapolres Cirebon Kota AKBP Adi Vivid Agustiadi Bachtiar. Pertemuan itupun berlangsung tertutup untuk media, Rabu (26/7/17).
![]() |
| Kapolres Cirebon Kota bersama Kapala Balai wilayah V Disdik Jabar saat memberikan keterangan usai melakukan pertemuan tertutup. |
“Mereka ini secara rutin datang ke sekolah dalam waktu tertentu kalau tidak Jumat atau Sabtu. Modusnya dengan mengajukan proposal dan lain sebagainya,” kata kapolres.
Kepada para sekolah kapolres menghmbau agar tidak melayani apalagi sampai memberikan sesuatu kepada mereka. “Karena perbuatan itu sudah mengarah ke pungli (pungutan liar,red),” kata kapolres.
Kepala sekolah pun diminta untuk tidak takut menolak permintaan dari siapa pun termasuk LSM yang datang. Bahkan jika mereka sampai memaksa maka secepatnya laporkan ke pihak berwajib. “Kami akan ti daklanjuti dan proses secara hukun,” pungkas kapolres. (pk-red)
