Jakarta, INDIKASINews -- Dua jambret kelompok Johar Baru, nyaris tewas diamuk massa saat kepergok menjambret HP penumpang ojek online. Kedua pelaku ini terbilang nekat, karena mereka beraksi di depan Kodim 0501 di Jalan Seleparang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (6/7/17).
“Kedua pelaku dalam kondisi sekarat dikirim ke RS Polri Kramatjati,” tegas Kapolsek Kemayoran Kompol M Rosid.
Dua pelaku diketahui bernama Adi Wijaya, 38, dan Wawan Syafei, 33, dikenal bandit spesialis perampokan dan penjambretan yang tergolong nekat dan sadis. Pada kesempatan tersebut, Petugas juga berhasil menyita sepeda motor Honda Beat tanpa plat nomer yang digunakan untuk beraksi. Sedang korban Ahmad Nasir, 24, pengojek online masih dimintai keterangan.
AKP Iswantara Kanit Reskrim Polsek Kemayoran bersama rekannya Iptu Heri Widodo yang berada di TKP menuturkan, sekitar pukul 09:00, pengojek online membawa penumpang wanita karyawati swasta dari Pasar Baru menuju Kemayoran. Sejak dari awal pengojek tidak curiga dibuntuti dua bandit yang berboncengan sepeda motor.
Namun ketika melintas di depan Kodim Jakarta Pusat, tiba-tiba ke dua bandit sadis itu nekat menghadang korban dan mencoba mengambil paksa HP penumpang ojek online. Korban berusaha melawan, bahkan pengemudi ojek sempat menggampar satu pelaku.
Penumpang wanita tersebut kemudian berteriak histeris sehingga mengundang mengundang perhatian massa termasuk petugas piket Kodim 0501 Jakpus. Warga langsung mengeroyok dua penjambret tersebut.
Peserta rapat Binmas dijajaran Jakarta Pusat, sempat terganggu dengan kejadian itu. Namun saat Petugas TNI mendekati TKP, kedua pelaku sudah tak berdaya akibat divermak massa.
Anggota Kodim segera menyerahkan ke dua pelaku pada petugas polisi yang tiba di TKP, berikut barang bukti HP korban dan motor pelaku. Kedua pelaku yang kritis juga langsung dikirim ke rumah sakit.
“Pelaku tadinya selain merampas telepon genggam juga bermaksud merampas motor Honda Vario milik si pengojek, namun berhasil dipertahankan korban,” papar Iptu Heri Widodo.
Sementara dari data dikepolisian, pelaku kelompok Johar Baru ini sudah sering beraksi di kawasan PRJ. Pelaku ini suka ganti-ganti kendaraan kalau mau beraksi. “Bisa jadi pelaku ini juga pemain Curanmor roda dua,” tegas polisi. (pk-red)
