• Latest News

    12 November 2015

    Mengenal Lebih Dekat Humas BNN Pusat

    Kombes Pol Slamet Pribadi, S.H, M.H
    JAKARTA, INDIKASINEWS- Menggantikan Kombes Pol Sumirat Dwiyanto sebagai Kabag Humas BNN sejak Tahun 2014, Kombes Pol Slamet Pribadi, S.H, M.H menganggap tugas di BNN sangat menyenangkan. Menurutnya di BNN dirinya bisa melayani masyarakat dan melaksakan tugas dalam melindungi masyarakat dari bahaya Narkotika illegal.

    Kepada wartawan , Pria kelahiran Banyuwangi, Desember 1960 ini memiliki jiwa Patriot Sejati, yaitu tunduk dan patuh terhadap siapapun pimpinannya. "Sebagai seorang abdi negara tentu saya akan selalu tunduk patuh pada segala aturan ketentuan dan tentunya pada pimpinan. Saya yakin dan percaya bahwa setiap pemimpin di negeri ini pasti menginginkan yang terbaik bagi kemajuan instansi, bangsa dan negara. Apalagi seorang pejabat negara yang telah diambil sumpahnya, tentu tidak mungkin menyimpang dari tugas dan kewenangannya. Dan sebagai anak buah yang baik saya harus mampu memberikan dukungan pada pimpinan sehingga saya perlu untuk lebih memahami segala tugas, tanggung jawab, dan kewenangan beliau." Ujar Slamet Pribadi menjawab pertanyaan wartawan.

    Sebagai mana kita ketahui, tugas di BNN sangat berat yaitu melawan para mafia Narkotika baik mafia dalam negeri maupun mafia luar negeri. Hal itu tak membuat Slamet Pribadi patah semangat, sebab disela kesibukan dirinya mendapat dukungan yang luar biasa dari istri tercinta. "Kebetulan istri saya adalah Polwan, jadi sudah memahami tugas dan tanggung jawab saya, serta resiko dalam menjalankan tugas. Sedangkan anak sudah saya didik mandiri sejak kecil. Bahkan saat kecil saya perkenalkan cara memegang senjata inventaris, dan bagaimana cara mengamankannya. Sehingga dia tidak penasaran dengan senjata dan jika kebetulan saya agak lupa dia dapat mengamankannya". Terang Slamet Pribadi mengenai support istrinya dan prinsip mendidik buah hatinya.

    Menurutnya, lanjut Slamet. Cara membagi waktu adalah harus disiplin. Tidak mencampur antara jam kerja dengan jam keluarga. Hal itu merupakan prinsip baginya. Ada waktu untuk sholat jama’ah, makan bersama, dan jalan-jalan bersama. Baginya, keluarga sangatnya penting sehingga sesibuk apapun pekerjaan yang diembannya, dia akan tetap meluangkan waktu untuk menjalankan kewajibannya sebagai kepala keluarga yang harus mementingkan kebahagian istri serta anak-anaknya.

    Menyinggung program BNN di bawah Tongkat Komando Komjen Pol Budi Waseso (Buwas-red), kini di BNN sedang menggalakkan reformasi. "Semangat reformasinya adalah BNN harus berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan pencegahan, pemberantasan dan penyehatan pecandu Narkotika," imbuhnya.

    Slamet juga mendukung kebijakan Buwas tentang rehabililitasi, yakni bagi penyalahguna yang terkena proses hukum harus direhabilitasi ke dalam ruang tahanan, dan harus dipisahkan dengan para bandar.

    Sebagai akhir pembicaraan, Slamet menutup perbincangan dengan wartawan dengan menyinggung makna sumpah pemuda dan menitipkan pesan kepada pemuda sebagai tulang punggung Negara agar tetap menjauhi Narkoba dan mengedepankan Prestasi.

    "Bangsa dan negara ini harus bisa memberikan hal-hal yang baik kepada pemuda, memberikan contoh yang baik, serta memberikan pendidikan budi pekerti. Menyiapkan saranan dan prasarana pendidikan yang baik termasuk pelajaran agama yang menyeluruh. Bagi para pembaca setia, saya berpesan untuk melakukan pencegahan dari rumah dan keluarga. Karena rumah adalah perwujudan dari negara dalam skala keciĺ dan keluarga adalah perwujudan bangsa dalam skala kecil. Kalau rumah dan keluarga ini baik, maka negara ini pun juga baik". Tutup Slamet dengan penuh semangat. (red)
    Scroll to Top