• Latest News

    26 August 2015

    Ibu-Ibu Menjerit, Harga Sembako Melonjak Drastis

    Jakarta, INDIKASI News -- Tingginya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing yakni dolar AS yang mencapai Rp 14 ribu lebih, membuat sejumlah ibu rumah tangga, terutama di Jakarta Utara (Jakut), terkena imbasnya.

    Pasalnya, harga bahan pokok di pasaran mengalami kenaikan drastis. Bahkan, diperkirakan kenaikan harga sembako tersebut akan diikuti oleh sejumlah komoditi lainnya.

    Asysah, warga Koja, mengaku resah dengan adanya kenaikan harga sembako saat ini. Dia berpendapat kenaikan yang terjadi saat ini tidak diimbangi dengan pendapatan gaji setiap bulan para suami.

    "Semua kebutuhan naik, pastinya keperluan dan pengeluaran juga ikutan naik. Disatu sisi, gaji suami kita tidak ikut naik. Semoga keadaan ini cepat ada perubahan," keluh Asysah kepada Harian Terbit di Pasar Koja, Jakut, Rabu(26/8/2015).

    Hal yang sama juga dikatakan Marni, warga jalan Bugis. Dirinya merasa bingung dengan kondisi kebutuhan yang semakin melambung. Seharusnya, kata dia, dimusim kemarau ini pemerintah memberikan subsidi pada semua harga.

    "Ini malah semua kebutuhan naik semua. Kita sebagai orang rumah mau makan apa. Kalau awalnya Rp 50 ribu bisa beli kebutuhan 2 hari, ini hanya cukup satu hari. Itupun menunya sudah diirit-irit, Mas," ujar ibu satu anak itu.

    Sementara, salah seorang agen Sembako di wilayah Koja, Jakut, Budi, menjelaskan bahwa kenaikan harga sudah terjadi sejak beberapa hari yang lalu. Kenaikan harga dipicu oleh berbagai unsur seperti harga kebutuhan daging, ayam maupun nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang masih tinggi.

    "Rata-rata pada ikut naik semua, naiknya juga cukup lumayan dari Rp 1.000 hingga Rp 5 ribu per kilogram atau per liternya," ungkapnya.

    Budi menambahkan, beberapa harga bahan pokok yang naik di antaranya adalah gula pasir dari semula Rp 11.500 kini menjadi Rp 12.500, harga minyak goreng dari Rp 10 ribu per liternya, saat ini menjadi Rp 11.500, dan tepung terigu dari Rp 7.500 per kilogram, saat ini menjadi Rp 8.500. (ht)
    Scroll to Top