• Latest News

    09 August 2015

    AKU PAPUA “Hitam Kulit, Keriting Rambut"

    Oleh: J. Andreas Parapaga. SE
    Jakarta, INDIKASI News -- Setiap anak Papua pasti menyukai Syair lagu yang diciptakan oleh Franky Sailatua ini. Sebuah lagu yang dipersembahkan sebelum almarhum dipanggil menghadap sang Pencipta.
    Pesan yang sangat dalam buat setiap anak Papua, baik pemilik negeri maupun kelahiran. Sehingga saat menyanyikan atau mendegarkannya,……. bisa meneteskan air mata. Itulah “Panggilan Jiwa”.


    Berasal dari panggilan jiwa inilah, Saya ingin menggambarkan sedikit tentang “ SIAPAKAH PEMIMPIN TANAH PAPUA “ jika dilihat dari segi hati nurani ibu Pertiwa Tanah Papua. Kita sebagai makhluk Tuhan yang paling dimuliakan sepakat bahwa kita semua berasal dari tanah dan akan kembali ke tanah, jika dilihat secara konteks keimanan. 


    Tanah Papua adalah Surga kecil yang jatuh ke Tanah, tanah yang dihiasi oleh keindahan alam yang indah dan budaya yang sangat unik, dianugrahi hasil kekayaan bumi yang luar biasa di dunia.


    Tapi taukah bahwa Propinsi Papua adalah yang Termiskin Di Indonesia ? Sangat Aneh Bukan ?

    Tanah Papua sudah diberikan Otonomi Khusus, dengan tiga (3) Sumber Anggaran yakni APBD, APBN dan DANA OTSUS dengan jumlah yang sangat besar diantara 32 Propinsi di Indonesia. Kemanakah Dana Tersebut ? kita tanyakan kepada para Pemimpin Daerah yang ada di tanah Papua sebagai pemegang kebijakan. 


    Kalaupun ada kesalahan, biarlah itu menjadi luka lama yang membekas sebagai isyarat buruk masa lalu. Sehingga sebagai penerus tanah ini, ada baiknya kita melihat kedepan, tanggal 09 Desember 2015 sebagai Awal dimana tanah Papua akan dibawa karena langkah awal menentukan masa depan negeri ini. 


    Siapakah Pemimpin tanah Papua nanti ?
    Tanah ini menagis sedih,……………
    Lelah diinjak oleh para Pemimpin
    yang tidak dengan tulus iklas mencintai tanah ini.
    Tanah Ini Menginginkan Pemimpin Yang Tulus

    Ambisius, Arogansi tidak diterima,……
    Bukan hanya Kepintaran, Kecerdasan,
    Kepandaian dan Fisik yang Gagah saja bisa memimpin tanah ini.
    Tanah inilah, yang pantas menjadi Pemimpin kami kelak.

    Kami Menagis Ketika SaguTidak Lagi Menjadi Bahan Makanan….
    Tanah ini telah dinodai kesuciannya oleh pemilik negeri

    Kami Berkorban Nyawa Demi Generasi Baru…..
    Jangan berdiri di atas darah kami yang membuat tanah ini menjadi merah
    Kami memilih tanah Papua karena tanah inilah yang mencintai darah juang kami


    Luka yang ada saat ini karena Ambisi
    Harta tahta dan Wanita telah membuat
    Kekayaan kami DIKORUPSI

    Luka ini……
    Tdk bisa disembuhkan dengan kepandaian saja
    Tetapi kebijakan hati

    Jika tanah ini selalu diperkosa maka akan melahirkan
    Generasi baru yang kritis Tanpa hati nurani.
    Rawatlah yang telah rusak, sembuhkan luka jiwa yang telah diperkosa
    DENGAN ROTAN DAN KASIH
    Maka akan menghasilkan buah yang tidak akan pernah habis
    Dimakan oleh siapa saja yang berada di atas tanah kami ini.

    Di dalam tanah ini ada emas, berlian dan susu
    Di dalam tanah ini ada harta untuk penerus kami
    Di dalam tanah ini ada nyawa
    Di dalam tanah ini ada air mata
    Di dalam tanah ini ada luka
    Di dalam tanah ini ada kebencian
    Di dalam tanah ini ada Kasih

    Siapakah yang pantas memimpin tanah ini ?

    Inilah yang dinginkan oleh ibu Pertiwi tanah Papua, jika kita semua disuruh memilih maka pilihlah pemimpin yang mencintai tanah leluhur …………………
    PIIHANMU MENENTUKAN MASA DEPAN SETIAP DAERAH DI TANAH PAPUA

    Catatan :
    Saya ingin menggambarkan bahwa seorang pemimpin harus jujur, tulus iklas membangun tanah itu dengan system pemerintahan yang bijaksana. Sehingga menghasilkan pembangunan yang seimbang dengan hasil kekayaan tanah Papua.


    Difokuskan kebidang Pendidikan dan Kesehatan.
    Pemimpin yang pantas untuk tanah Papua adalah seorang
    PEJUANG : PEMIMPIN JUJUR ADIL DAN TANGGUNG JAWAB. (jap)
    Scroll to Top