• Latest News

    19 July 2016

    Pembiayaan Kendaraan Bermotor PT. Bank Mandiri Diduga Rampas Hak Konsumen

    Pemalang, INDIKASINews -- Terkesan dan diduga melakukan tindak premanisme ,Pembiayaan Kendaraan bermotor PT.Bank Mandiri Cabang Randudongkal melakukan perbuatan yang tidak prosedural dan bahkan bisa di kategorikan melanggar UU No.8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

    Awalnya, Setiawan berusaha mendatangi kantor cabang Bank Mandiri Randudongkal. Dirinya berniat menanyakan langsung pada G P selaku oknum kepala cabang, terkait unit sepeda motor Kawasaki type KR 150P warna merah, yang baru saja angsuran masuk bulan ke 7 dari 36 bulan.

    "Unit bisa Anda ambil tapi harus di lunasi dulu semua sisa angsurannya".Sanggah GP, ketika di tanya tentang keberadaan unit sepeda motor tersebut. Anehnya, GP diduga telah menyudutkan dan terkesan memvonis Setiawan selaku konsumen telah melakukan wanprestasi berat.

    "Wanprestasi bagaimana, lah wong saya mengangsur belum telat lama, masih dalam hitungan hari, kok malah di haruskan melunasi semua angsuran".Papar Setiawan,dengan wajah dan nada geram.

    Satu tindakan yang konyol telah di lakukan GP, bahkan ketika di tanyai keberadaan unit sepeda motor, bukannya menjelaskan secara arif serta bijak dan mengedepankan pelayanan pada konsumen. Sebaliknya dengan bergaya santai mengharuskan konsumen melunasi semua sisa angsurannya.

    "Dengan adanya tindakan dari oknum pihak Bank Mandiri cabang Randudongkal, saya pribadi turut prihatin dan menyayangkan kejadian tersebut".Ungkap salah satu pelaku bisnis,di tempat dan hari yang berbeda, kepada Indikasinews.com.

    Diketahui, bahwa unit sepeda motor yang dimaksud memang tidak langsung di cabut oleh oknum pihak Bank Mandiri, akan tetapi oleh Asikin sebagai penjamin yang notabene nama baiknya takut rusak. Ironisnya, GP mendukung hal tersebut dan membenarkan tindakan si penjamin, yang jelas-jelas diluar prosedur dan tidak mengindahkan UU No.8 Tentang Perlindungan Konsumen.

    Ada apa dengan Bank Mandiri ketika di konfirmasi awak Media ternyata mereka salah tingkah? (Aidin)
    Scroll to Top