OKU, INDIKASINews -- Perbaikan jalan Provinsi di Wilayah Kabupaten OKU Timur yang dijanjikan Gubernur Sumatera Selatan dilaksanakan pada bulan Januari dinilai ‘Bohong’, terpaksa Pemkab OKU Timur bersama elemen masyarakat melakukan gotong-royong massal.
Kerusakan jalan Provinsi Sumatera Selatan di Wilayah Kabupaten OKU Timur telah berlangsung selama 12 tahun, 2 tahun terakhir kondisinya sangat memprihatinkan, Pemerintah Kabupaten menggerakan Massa selama 3 hari terhitung sejak Jumat, 12 Mei hingga Minggu, 14 Mei 2017.
Hasil pantauan indikasinews.com menyebutkan, kondisi jalan antara BK. 0 hingga BK 16 yang merupakan jalan vital penopang kelancaran ekonomi warga nyaris semua berlubang hingga kedalaman sekitar 15-30 cm, yang mengakibatkan mobil mogok diakibatkan patah as, patah pir merupakan pemandangan biasa setiap hari.
Seperti yang telah diberitakan media cetak Koran Penyelidik Korupsi edisi lalu, kerusakan jalan Provinsi di wilayah Kab. OKU Timur diduga adanya pertikaian politik antara Oknum Bupati OKU Timur selama 2 periode (habis masa jabatan tahun 2015) dan Oknum Gubernur Sumsel 2 periode (habis masa jabatan tahun 2018).
Namun demikian, Cita-cita pasangan Bupati terpilih sekarang ini yang mengusung jargon “Jalan Tak Berlobang” hingga roda pemerintahan telah berputar hampir 2 tahun tak kunjung kesampaian, sehingga wajar jika terbentuk opini publik bahwa Roda Pemerintahan seolah berjalan ditempat.
“Jalan Provinsi antara BK 0 hingga BK 16 seharusnya mendapat prioritas percepatan perbaikan dari jalan Provinsi yang lain di OKU Timur karena selain kerusakanya sudah sangat parah juga merupakan Urat Nadi Perekonomian,” ungkap Safrin Ismail salah seorang tokoh setempat kepada indikasinews.com.
“Semestinya ini tugas DPRD yang harus tegas mengambil sikap pada Pemerintah Provinsi, namun sayang, Ketua DPRD dari Parpol Golkar, sementara Gubernur Sumsel Ketua DPD Golkar Provinsi tentunya tak bakal berani mengambil resiko, apalagi publik sudah banyak tahu tentang karakter Gubernur sumsel yang dinilai berwatak keras dan pendendam serta tak punya malu", lanjut Safrin dengan nada jengkel.
Ungkapan senada juga disampaikan Suwajito, Ketum LSM Pramukti yang rajin mengkritik pejabat, “Gubernur Sumsel itu tidak amanah, apalagi disaat hampir habis masa jabatanya sama sekali tidak peduli penderitaan rakyat, dia sangat sibuk ngurusi Asean Games sementara jalan hancur, ekonomi rakyat sedang sekarat tanpa dipedulikan ! Rakyat tidak butuh Asean Games dan Proyek itu sama sekali tidak menguntungkan Rakyat,” ungkap Suwajito.
Sementara Ketua DPRD Beni Davidson saat ditemui indikasinews.com di ruang tunggu Bupati mengatakan bahwa dirinya telah menghubungi pihak pemborong dan tinggal tunggu pelaksanaan saja. Ungkapnya.
“Sudah saya sudah menghubungi pihak pemborongnya bahwa masalah perbaikan jalan Provinsi tinggal menunggu pelaksanaan saja, “ kata Beni. Namun sayang, hingga menjelang lebaran tahun ini warga OKU Timur belum bisa menikmati jalan bagus?.
Dalam kesempatan terpisah, Fery Antoni Wakil Bupati saat terjun langsung ikut gotong-royong melakukan perbaikan jalan Provinsi menyampaikan rasa maaf sedalam-dalamnya pada masyarakat OKU Timur yang hingga saat ini belum bisa mewujudkan janjinya “Jalan Tak Berlobang”. Ungkapnya.
“Kami sudah bekerja maksimal, bahkan saya sanggup pasang badan jangan sampai rakyat menderita berkepanjangan, kami memohon agar warga OKU Timur untuk bersabar, dan sekali lagi kami mohon maaf, mari kita terus jalin silaturahmi, kita hindari saling salah menyalahkan, kita tumbuh kembangkan rasa memiliki dan tanggung jawab atas jalanya pembangunan untuk kesejahteraan bersama, dengan demikian saya yakin OKU Timur kedepan akan lebih baik,” Ujar Wakil Bupati OKU Timur Fery Antoni. (sp)
