Jakarta, INDIKASINEWS.COM - Perusahaan jasa pengiriman Metro Parcel Service (MPS) kecewakan pelanggan. Kekecewaan ini dialami Robi (32) warga Duri Kosambi Cengkareng Jakarta Barat.
Menurut keterangan Robi, paket yang ia kirim melalui MPS ke Polehan Blimbing Jawa Timur sampai saat ini belum juga sampai, padahal paket tersebut sudah ia kirim sejak 11 November 2016, dan menurut Robi keterangan dari MPS mengatakan bahwa paket paling lambat 5 hari, sedangkan sudah 6 hari paket tersebut belum kunjung sampai.
"Saya kirim paket sejak 11 November 2016 lalu, katanya (MPS-red) paling lama 5 hari sudah sampai, namun sampai saat ini paket tersebut tidak kunjung sampai" ujar Robi kepada wartawan.
Robi juga menambahkan, alamat kantor pusat MPS yang tertera di website http://metroparcel.com adalah hanya rumah warga. Ia menduga kantor tersebut kantor fiktif.
Jasa pengiriman MPS yang tak disertai aplikasi tracking seperti halnya jasa pengiriman lainnya membuat pelanggan kurang puas, karena mereka (pelanggan-red) tidak bisa mengetahui keberadaan paket tersebut sudah sampai mana.
Robi yang juga pimpinan sebuah media cetak akan mensomasi MPS terkait belum sampainya paket yang ia kirim lewat MPS.
"Saya akan somasi MPS lewat biro hukum saya," tutup Robi.
Robi berharap agar Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) turun tangan atas permasalahan ini. (red)
