• Latest News

    20 February 2017

    Siti Aisyah Terduga Pembunuhan Kim Jong Nam Adalah Tulang Punggung Keluarga

    Serang, INDIKASINews -- Keluarga besar Siti Aisyah masih merasa tidak percaya jika perempuan asal Kp Rancasumur, Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, tersebut merupakan terduga pembunuhan Kim Jong Nam, kakak tiri pimpinan Korea Utara Kim Jong-Un di salah satu bandara di Malaysia.

    Selain sosok pendiam dan rajin, Siti Aisyah dimata keluarga juga menjadi tulang punggung keluarga.

    Selama bekerja Siti menghidupi kedua orangtuanya yang hidup serba pas-pasan ini. “Isah (Aisyah, red) itu tulang punggung keluarga. Yang bantu bangun rumah ini juga hasil kerjanya dia,” kata Bibi Siti Aisyah, Darmi, Senin (20/2/17).

    Siti sendiri memiliki tiga kakak yang bekerja hanya seorang sopir dan buruh biasa. Selain itu, Ayah Siti, Asria yang hanya bekerja sebagai pedagang kunyit dan sapu injuk mengharuskan Siti bekerja ke Jakarta. “Sejak kecil dia udah berangkat ke Jakarta kerja, karena kan orang tuanya juga penghasilannya pas-pasan,” ucapnya.

    “Kalau pulang juga suka kasih uang, enggak tau berapanya juga, tapi setiap bulan juga ngasih,” ungkapnya.

    Ia pun mengaku tak percaya dengan apa yang dilakukan Siti Aisyah yang selama ini ada di pemberitaan. Sebab, Siti dikenal wanita pendiam dan lugu. Bahkan dirinya meyakini Siti Aisyah hanya menjadi korban.

    “Siti itu orangnya lugu, pendiam juga. Engga percaya kita mah. Pasti dia mah korban. Keluarga besar meminta pemerintah untuk membantu Siti agar bisa pulang ke Indonesia,” pungkasnya.

    Kalimat yang sama juga dikatakan, Ahmad Jeni, salah satu kerabat Aisyah, yang merasa saudara dari istrinya tersebut dijebak oleh seseorang yang belum diketahui identitasnya.

    “Waktu terakhir pulang, Siti bilangnya mau syuting di Korea Utara, bilangnya yang ngajak anaknya DPR, yah kita orang awam percaya saja, bilangnya gitu,” ujar Jeni di kediaman orang tua Siti Asiyah.

    Jeni sendiri mengenal Aisyah pertama kali di Jakarta. Saat itu Jeni dan Aisyah satu tempat kerja di sebuah konveksi di Tambora, Jakarta Barat. Sejak pertama mengenal hingga saat dirinya menjadi suami saudaranya, Jeni mengenal Siti Aisyah sebagai sosok pendiam.

    Pria asal Demak ini bercerita, di tempat kerja itu juga Aisyah bertemu dengan Gunawa Hasyim, anak pemilik perusahaan konveksi tersebut yang kemudian menjadi suaminya. Bersama Gunawan, Aisyah dikaruniai seorang anak yang saat ini berusia tujuh tahun.

    “Pada 2007 menikah, kemudian setelah punya anak tahun 2009 dia berangkat bersama suaminya ke Malaysia. Saya sempat tanya ke mertuanya, mertuanya kan bos saya, dia disana kerja jaga wahana permainan di mal,” katanya. (pk-asp)
    Scroll to Top